by

Hikmah Zakat Fitrah

Kabar Damai | Senin, 02 Mei 2022

Jakarta I Kabardamai.id I Ustadz Aziz Noor menjelaskan kewajiban muslim saat mengahkiri ramadan dan menyambut syawal dengan melaksanakan zakat fitrah. Menurutnya, zakat fitrah menjadi kewajiban manusia muslim yang harus ditunaikan karena terdapat banyak hikmah didalamnya.

Ia mengungkapkan, pertanda dengan berakhirnya bulan ramadan maka dimulailah bulan syawal atau dengan kata lain kembali pada aktifitas pada sebelas bulan setelah ramadan yang mana bulan ini adalah sebenar-benarnya bulan yang harus dijaga, benar-benar menjadi bukti bahwa ramadan benar-benar membentuk manusia menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Salah satu yang harus dijalankan mengakhiri ramadan adalah zakat fitrah, sebagaimana diketahui bahwa zakat fitrah disyariatkan bersamaan persis dengan bulan ramadan yaitu bulan kedua hijriyah.

Dengan diisyaratkannya ramadan maka pada tahun itu juga diisyaratkan untuk mengeluarkan zakat fitrah. Disebut zakat fitrah karena menurut sebagian ulama karena mengandung dua hal yaitu yang pertama arti daripada fitrah itu sendiri dalam kaitannnya dengan puasa yaitu iftar yang artinya dengan berakhirnya ramadan maka beriftar, membuka atau kembali tidak berpuasa dengan cara mengeluarkan apa yang dimiliki.

Baca Juga: Serba-Serbi Zakat Fitrah yang Perlu Kamu Tahu

Kedua, mengandung makna dari fitrah itu sendiri yaitu suci atau kembali suci. Artinya, dengan berkahirnya puasa ramadan maka kita kembali pada pribadi-pribadi yang fitrah, kembali suci salah satunya ialah dengan melakukan zakat fitrah.

Dikatakan seperti ini karena hikmah dari diisyaratkannya fitrah pada bulan syawal setelah ramadan yaitu karena pertama, zakat fitrah untuk menghilangkan atau mensucikan perbuatan tercela yang telah dilakukan pada bulan ramadan.

“Dengan adanya zakat fitrah ini salah satu manfaatnya untuk membersihkan kegiatan atau hal-hal yang tanpa disadari dilakukan saat ramadan,” ungkapnya.

Kedua, hikmah dari zakat fitrah ialah berbagi bersama dan berempati bersama dari para duafa, fakir miskin agar tidak ada orang yang kelaparan dan tidak memiliki makanan saat bulan syawal. Hukum daripada zakat fitrah adalah wajib yangmana setiap muslim wajib untuk mengeluarkan zakatnya.

Terkait dengan waktu pelaksanaan zakat fitrah dan kapan zakat fitrah dapat didistribusikan menurut zumhur ulama ialah waktunya pada hari terakhir bulan ramadan hingga sebelum dilaksanakannya solat ied menjadi waktu yang paling afdol.

Namun menurut mazhab Syafii juga dapat dilakukan dari awal bulan ramadan karena zakat fitrah yang dibagikan sejak awal ramadan akan lebih dapat dirasakan oleh para duafa dan fakir miskin.

“Mari bersama untuk memunaikan kewajiban karena zakat merupakan salah satu dari rukun Islam dan setelah kita selesaikan puasa dibulan ramadan. Mudah-mudahan zakat fitrah dapat menyucikan perbuatan negatif, menyucikan harta dan hati dan menghiasi diri dalam rangka bergerak beribadah kepada Allah,” ajaknya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed