Harkirtan Kaur Bicara Soal Toleransi

Kabar Utama1476 Views

Kabar Damai | Selasa, 22 November 2022

Jakarta I Kabardamai.id I Harkirtan kaur sebagai representasi orang muda Sikh menyebutkan bahwa toleransi menjadi satu-satunya pilihan di tengah kehidupan yang penuh ragam perbedaan ini.

Dalam talkshow Tolerance as the Foundation of Religious Freedom, Harkirtan menjadi narasumber berbicara soal toleransi bersama Habib husein Jafar dan Robinson Sinurat.

Ia secara gamblang menjelaskan kita hidup di tengah banyaknya perbedaan. Bahkan ia memberikan contoh meskipun anak kembar identik namun masih memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

“Karena kita semua diciptakan berbeda, anak kembar identik saja bisa berbeda”, jelasnya.

Harkirtan juga mengajak kita berfikir secara mudah terkait perbedaan ini, ia menunjukan dengan tegas bahwa anak dan ayah saja masih memiliki kemungkinan yang besar untuk berkonflik, berbeda opini dan generasi bisa jadi penyebabnya.

Baca juga : Patung Maung Lodaya Lambang Toleransi dan Persaudaraan

Perbedaan adalah satu anugerah Tuhan yang tidak bisa kita hindari kenyataannya. Dunia dan masyarakat dunia tercipta dalam perbedaan.

Itu mengapa harkirtan melihat bahwa toleransi adalah jalan keluar satu-satunya agar kita bisa hidup berdampingan di tengah perbedaan.

“Toleransi bukan hanya penting tetapi adalah jalan kita satu-satunya untuk hidup di tengah keberagaman”, jelasnya

Jika toleransi tidak bisa menjadi titik temu, maka perbedaan akan menjadi boomerang untuk kita.

Harkirtan menyebutkan hal ini akan berujung pada intoleransi dan melahirkan paham-paham radikalisme, sifat-sifat otoriter, diktaktor, fanatisme dan lain-lain.

Orang-orang dengan paham ini berpotensi menyerang dan merusak ideologi bangsa. Pandangan ini akan berbahaya jika kita merasa lebih baik dan lebih benar dari paham orang lain.

Harkirtan dalam pandangannya melihat, paham ini berpotensi menjadi tindakan yang membahayakan.

“Paham seperti ini dapat memangkas hak seseorang, muncul kekerasan, terorisme, radikalisme, pelarangan rumah ibadah dll”, jelas Harkirtan

 

Penulis: Amatul Noor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *