by

Hari Toleransi Internasional: Sejarah dan Tema Tahun 2021

Kabar Damai I Selasa, 16 November 2021

Jakarta I kabardamai.id I Keberagaman merupakan hal yang sangat erat dan melekat pada diri bangsa Indonesia. Bukan tanpa alasan, Indonesia memiliki banyak suku, budaya dan bahasa sebagai kepribadian dan ciri khasnya masing-masing. Terlepas dari perbedaan mereka, bangsa Indonesia terus berusaha untuk menjaga keragaman yang ada dan hidup bersama dalam damai dan harmoni.

Tidak heran jika sikap toleransi ditanamkan pada seluruh masyarakat Indonesia dan generasi muda sebagai penerus negara. Hal tersebut merupakan upaya agar masyarakat dapat menghargai dan menghargai perbedaan yang ada. Tidak hanya dalam kerangka negara Indonesia, toleransi juga harus diterapkan oleh semua bangsa atau seluruh umat manusia untuk menjaga perdamaian dan menjamin kehidupan yang sejahtera.

Berkenaan dengan itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan Hari Toleransi Internasional untuk meningkatkan kesadaran toleransi bagi seluruh bangsa di dunia, pada tahun 1995. Hingga saat ini, Hari Toleransi Internasional selalu diadakan pada tanggal 16 November dengan tema setiap tahun.

Perayaan ini dimaksudkan sebagai wahana pendidikan bagi seluruh masyarakat dalam rangka membudayakan toleransi terhadap sesama. Di mana semua perbedaan ada dalam diri manusia, ada karunia dari Tuhan yang harus dihargai dan dihargai. Jadi bagaimana Anda merayakan Hari Toleransi Internasional dengan benar dan bijaksana.

Sejarah Hari Toleransi Internasional

Sejarah peristiwa 16 November yang diperingati sebagai Hari Toleransi Internasional, bermula ketika United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) membuat Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi pada tahun 2015. 1995. Deklarasi ini ditujukan kepada semua perusahaan dan semua lembaga yang terlibat dalam meningkatkan kesadaran akan toleransi manusia.

Dengan pernyataan ini diharapkan dapat meningkatkan toleransi di masyarakat luas dalam melihat perbedaan perbedaan yang ada di antara masyarakat. Berdasarkan perbedaan agama, ras, suku, suku, budaya, bahasa dan masih banyak lagi perbedaan asal usul lainnya. Dalam hal ini, toleransi merupakan hal penting yang dapat menjamin terwujudnya masyarakat yang damai, saling menghormati, dan sejahtera.

Baca Juga: Toleransi dan Mencegah Konflik dengan Memahami Agama-Agama

Selain itu, UNESCO juga memberikan penghargaan kepada individu yang berprestasi dalam mempromosikan toleransi atau non-kekerasan di berbagai bidang. Penghargaan ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membangun toleransi.

Hari Toleransi Internasional ini dapat memperkuat toleransi dengan menumbuhkan rasa saling pengertian antar budaya dan masyarakat.

 

Tema Hari Toleransi Internasional 2021

Tema Hari Toleransi Internasional 2021 berkaitan dengan perubahan iklim, yaitu “Climate as a ‘Wicked’ Problem” atau Iklim adalah Perkara Jahat. Pemaknaan toleransi dalam peringatan Hari Internasional tahun ini bergerak lebih luas lagi, yaitu menghargai alam dan masa depan manusia.

Bagaimanapun juga, untuk mencapai masa depan yang baik dan berkelanjutan, orang-orang di seluruh dunia harus bersatu melawan perubahan iklim (climate change), pemanasan global (global warming), dan aksi pengrusakan lingkungan.

Memang, selama pandemi saat ini, dunia dihadapkan pada sejumlah “masalah jahat”, yang berarti bahwa mereka kompleks, sulit dipecahkan, melampaui banyak disiplin ilmu dan mempengaruhi banyak orang. Salah satu isu terbesar saat ini adalah perubahan iklim.

Pada Hari Toleransi Internasional tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan kepada orang-orang di seluruh dunia untuk mengubah cara mereka berpikir dan bekerja demi masa depan yang berkelanjutan. Kita perlu menemukan cara baru untuk bekerja sama menuju masa depan yang ramah lingkungan.

Hari Toleransi Internasional adalah sumber pendidikan yang baik untuk mempelajari lebih lanjut tentang intoleransi yang masih berkecamuk di seluruh dunia dan bagaimana menjadi lebih toleran terhadap orang lain.

Selain itu, Hari Toleransi Internasional juga merupakan hari perayaan yang penting karena dapat mempersatukan semua bangsa dan mencegah konflik yang dapat menimbulkan perpecahan. Ini adalah perayaan untuk semua orang di dunia, menghormati semua perbedaan dan kepercayaan dan hidup dalam harmoni berdampingan.

Penting merayakan Hari Toleransi Internasional adalah untuk meningkatkan kesadaran bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk memberantas masalah intoleransi yang merajalela di dunia. Dengan peringatan ini, masyarakat dapat saling mendidik dan berperan aktif dalam menghilangkan intoleransi yang dapat mengganggu perdamaian.

Setelah mengetahui sejarah dan pentingnya Hari Toleransi Internasional, akhirnya ada beberapa cara untuk berpartisipasi dalam perayaan ini. Beberapa cara ini mungkin tampak sepele, tetapi dapat membantu memahami apa arti toleransi dan bagaimana menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya:

1. Menemukan berbagai budaya atau asal usul suatu negara. Dengan banyak membaca, Anda dapat memperluas wawasan tentang perbedaan yang ada di dunia. Tuhan menciptakan bangsa-bangsa dan suku-suku untuk mengetahui dan menghargai perbedaan di antara mereka.

2. Dengan mendidik diri sendiri, dengan begitu kita juga dapat memahami bahwa menjadi berbeda itu wajar dan patut dihormati.
3. Mendengarkan  pendapat dari sudut pandang yang berbeda. Mendengarkan orang lain adalah cara untuk membuka berbagai sudut pandang tentang dunia dan isu-isu yang ada. Mendengarkan pendapat orang lain juga dapat menumbuhkan rasa toleransi, dimana setiap orang memiliki pemikiran yang beragam dengan latar belakang dan pengalaman yang unik.
4. Berpartisipasi dalam acara peringatan atau advokasi. Dalam hal ini, Anda dapat berpartisipasi dalam kampanye atau gerakan yang dipimpin oleh organisasi atau kelompok yang menganjurkan toleransi. Anda juga dapat memilih menentang intoleransi dan mendukung korban ketidakadilan. Dengan melakukan ini, kita juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya toleransi dalam memastikan kehidupan yang adil dan setara bagi umat manusia. [tirto/merdeka/detik]
Penulis: Ai Siti Rahayu
Diolah dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed