by

Hari Sumpah Pemuda: Makna Logo dan Peran Pemuda untuk Perdamaian

Kabar Damai | Selasa, 26 Okober 2022

Jakarta | kabardamai.id | Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober merupakan satu di antara momen penting dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Tahun 2022 ini, Hari Sumpah Pemuda akan menjadi peringatan yang ke-94 tahun. Sumpah Pemuda adalah ikrar yang dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya bangsa Indonesia.

Hari Sumpah Pemuda diperingati pasca-pelaksanaan Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Kongres Pemuda Kedua itu menghasilkan keputusan tentang ikrar yang menegaskan “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”.

 

Tiga ikrar Sumpah Pemuda

Pertama: Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia.

Kedua: Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

 

Makna Logo Peringatan Sumpah Pemuda ke-94

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terkait Panduan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022, tertuang pula terkait tema hingga logo Sumpah Pemuda 2022. Surat Edaran yang ditandatangani Menpora Zainudin Amali pada 21 September 2022 itu tertera bahwa peringatan tahun ini adalah “Bersatu Bangun Bangsa”.

Sedangkan logo Sumpah Pemuda 2022 menunjukkan angka “94” dengan paduan warna hingga garis yang memiliki makna tersendiri. Mulai dari karakter logo merupakan karakteristik penggabungan warna yang menggambarkan Indonesia memiliki keberagaman suku, bangsa, dan budaya.

Makna garis dari logo Sumpah Pemuda 2022, yakni garis putih yang berada dalam angka 9 dan 4 mengikuti bentuk logo. Ini juga menjadi satu kesatuan yang menambah indahnya keberagaman sekaligus menjadi simbol persatuan yang suci.

Berlanjut dengan makna lingkaran, yakni dijelaskan ibarat gambar kepalan tangan yang menggambarkan semangat persatuan dan semangat kepemudaan. Terakhir, dua garis berjajar yang mengarah ke atas menggambarkan semangat pemuda-pemudi Indonesia untuk terus bangkit bersama sebagai wujud dari rasa cintanya pada Indonesia.

Baca Juga: Pemuda Indonesia harus Bersatu dan Bangkit melawan Radikalisme dan Terorisme

Peran Pemuda untuk Perdamaian

Pemuda harus berusaha dapat memaknai nilai-nilai  kebhinekaan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah-satunya dengan  memelihara sikap toleransi, artinya pemuda harus dapat menghargai perbedaan baik agama,  suku, ras, bahasa, tradisi, budaya, dan adat.

Dari perbedaan tersebut tentunya jangan sampai menimbulkan gejolak hingga muncul  perpecahan, dan seharusnya perbedaan tersebut harus membawa kepada satu-kesatuan yaitu  persatuan. Tentunya langkah memaknai dan mengaplikasikan nilai kebhinekaan sama dengan  menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia  sebagai negara yang majemuk harus terus menumbuhkan rasa sikap toleransi dan ramah kepada  setiap warga negaranya terutama bagi anak muda yang kelak akan memimpin bangsa ini.  Generasi muda harus semakin sadar akan nilai-nilai kebhinekaan, dapat memahami segala  perbedaan yang ada di negeri ini, dan terus berusaha menciptakan kedamaian, serta terus  menumbuhkan rasa toleransi untuk menjaga keutuhan NKRI.

Berawal dari hal terkecil dalam  menghargai sesuatu, dan dapat memfilter segala arus budaya luar yang masuk, agar tidak terjadi  lagi kasus-kasus bagi anak muda yang terlibat tawuran, geng motor, narkoba, pergaulan bebas,  bahkan pembunuhan. Karena sejatinya pemuda adalah tonggak penerus kepemimpinan bangsa di  masa yang akan datang. Generasi muda harus menjadi penggerak nilai-nilai kebhinekaan sebagai  wujud cinta kebangsaan kepada Indonesia.

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Diolah dari berbagi sumber

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed