by

Hari Perdamaian Internasional 2021, PBB: Mari Bersama Pulihkan Dunia!

Kabar Damai ISelasa,  21 September 2021

Jakarta I kabardamai.id I Hari Perdamaian Internasional diperingati setiap 21 September. Tahun ini, tema Hari Perdamaian Internasional (International Day of Peace) adalah “recovering better for an equitable and sustainable world” atau “memulihkan dengan lebih baik dunia yang adil dan berkelanjutan”.

Majelis Umum PBB telah menyatakan hari ini sebagai hari yang didedikasikan untuk memperkuat cita-cita perdamaian, dengan menjalankan 24 jam non-kekerasan dan gencatan senjata.

Pada 2021, saat dunia menghadapi pandemi COVID-19, muncul inspirasi untuk berpikir kreatif dan kolektif tentang bagaimana membantu semua orang pulih, bagaimana membangun ketahanan, dan bagaimana mengubah dunia menjadi dunia yang lebih setara, lebih adil, adil, inklusif, berkelanjutan, dan lebih sehat.

Pandemi ini dikenal paling memukul kelompok-kelompok yang kurang mampu dan terpinggirkan. Pada April 2021, lebih dari 687 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan secara global, tetapi lebih dari 100 negara belum menerima satu dosis pun. Orang-orang yang terjebak dalam konflik sangat rentan dalam hal kurangnya akses ke layanan kesehatan.

Baca Juga: Pemerintah Jepang Beri Penghargaan Untuk Yenny Wahid Karena Sukses Kampanyekan Perdamaian

Sejalan dengan seruan Sekretaris Jenderal untuk gencatan senjata global Maret lalu, pada Februari 2021 Dewan Keamanan dengan suara bulat mengeluarkan resolusi yang menyerukan Negara-negara Anggota untuk mendukung “jeda kemanusiaan berkelanjutan” untuk konflik lokal.
Gencatan senjata global harus terus dihormati, untuk memastikan orang-orang yang terjebak dalam konflik memiliki akses ke vaksinasi dan perawatan yang menyelamatkan jiwa.

Pandemi telah disertai dengan lonjakan stigma, diskriminasi, dan kebencian, yang hanya menelan lebih banyak nyawa daripada menyelamatkan mereka: virus menyerang semua tanpa peduli dari mana kita berasal atau apa yang kita yakini.

“Menghadapi musuh bersama umat manusia ini, kita harus diingatkan bahwa kita bukanlah musuh satu sama lain. Untuk bisa pulih dari kehancuran akibat pandemi, kita harus berdamai satu sama lain,” tulis PBB.

Hari Perdamaian Internasional ditetapkan pada tahun 1981 oleh Majelis Umum PBB. Dua dekade kemudian, pada tahun 2001, Majelis Umum dengan suara bulat memilih untuk menetapkan hari ini sebagai periode tanpa kekerasan dan gencatan senjata.

Hari Perdamaian Internasional 2021: Tradisi Tiap Tahun

Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya untuk membunyikan Lonceng Perdamaian saat memperingati Hari Perdamaian Internasional. Lonceng Perdamaian ini hanya dibunyikan 2 kali dalam setahun. Dua momen itu adalah pada saat hari musim semi pertama dan saat memperingati Hari Perdamaian Internasional.

Dilihat dari akun Instagram resmi Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, dia membunyikan Lonceng Perdamaian yang ada di markas besar PBB di kota New York.

Di Hari Perdamaian Internasional 2021 ini, Sekjen PBB kembali menekankan pesan untuk mencegah perang dan terus menggaungkan perdamaian. Saat ini, masyarakat dunia tengah berada dalam krisis pandemi, konflik, ketidaksetaraan yang kian berkembang dan keadaan darurat iklim. Hal ini menjadi dorongan untuk meletakkan senjata, memperbarui kepercayaan satu sama lain dan berkomitmen untuk membangun dunia yang lebih baik.

“Kita harus berdamai dengan alam dan dengan satu sama lain. Kita harus mengangkat satu sama lain, bukan menjatuhkan satu sama lain. Kita harus memilih perdamaian,” tulis Sekjen PBB di Instagram.

Pada Hari Perdamaian Internasional 2021 ini juga, PBB berpesan bahwa kita harus berdamai dengan alam. Terlepas dari pembatasan perjalanan dan penurunan di sektor ekonomi, pemanasan global terus terjadi. Saat ini dunia membutuhkan ekonomi global yang hijau dan berkelanjutan untuk menghasilkan lapangan kerja, mengurangi gas emisi bumi serta membangun ketahanan dalam dampak perubahan iklim.

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Diolah dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed