by

Hari Disabilitas, Jokowi Tekankan Komitmen Pemerintah untuk Difabel

Kabar Damai I Jumat, 03 Desember 2021

Jakarta I kabardamai.id I Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan Selamat Hari Disabilitas Internasional 2021. Dalam kesempatan ini, Jokowi menekankan komitmen pemerintah untuk memberikan lingkungan yang ramah bagi para penyandang disabilitas.

Salah satunya, dengan melantik keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas di Istana Negara pada Rabu, 1 Desember 2021. Kemudian, Jokowi menyampaikan dirinya telah meneken sejumlah aturan untuk meningkatkan keseteraan bagi penyandang disabilitas.

“Saya juga telah mengeluarkan sejumlah Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden yang seluruhnya dalam semangat untuk terus meningkatkan kesetaraan, kesempatan, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas,” jelas Jokowi dikutip dari akun Instagramnya @jokowi, Jumat (3/12/2021).

“Semua itu adalah ikhtiar pemerintah demi Indonesia yang ramah terhadap disabilitas,” sambung dia.

Hari Penyandang Disabilitas Internasional (IDPD) selalu diperingati setiap tahun pada 3 Desember untuk mempromosikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di semua golongan masyarakat.

Menurut WHO, terdapat lebih dari 1 miliar orang mengalami disabilitas, dan angka ini diperkirakan akan meningkat. Sebagiannya karena populasi menua dan peningkatan prevalensi penyakit tidak menular.

Mayoritas di Negara Berkembang

Dari jumlah itu, UN memperkirakan 80 persennya tinggal di negara berkembang. Padahal hanya sedikit negara yang memiliki mekanisme yang memadai untuk menanggapi sepenuhnya prioritas dan persyaratan kesehatan penyandang disabilitas.

Oleh karena penyandang disabilitas yang mengalami konsekuensi kesehatan, sosial dan ekonomi dari isu-isu global secara tidak proporsional, jadilah hari tersebut sebagai hari peringatan IDPD.

Pesan dari WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember merupakan momen tepat untuk mengampanyekan pentingnya kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas.

Dalam situs resminya, WHO mengatakan saat ini ada lebih dari 1 miliar orang di dunia yang mengalami disabilitas. Jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun akibat masyarakat yang menua dan mengalami penyakit tidak menular.

Baca Juga: Perempuan Inspiratif Ni Nengah Widiasih, Atlet Perempuan Powerlifting Disabilitas Indonesia

Sayangnya, peningkatan jumlah penyandang disabilitas masih belum diimbangi dengan program-program dan mekanisme bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik.

“Penyandang disabilitas bisa merasakan ketidaksetaraan karena daerah tempat tinggal, akses terhadap layanan kesehatan, edukasi, serta pekerjaan,” tulis WHO dalam pernyataannya.

Untuk di momen Hari Disabilitas Sedunia kali ini, WHO menyampaikan 5 pesan penting, yakni:

  1. Disabilitas bisa menyerang siapa saja, termasuk kita, saat memasuki usia lansia.
  2. WHO akan terus mendukung negara-negara di dunia untuk mengedepankan akses layanan kesehatan yang inklusif terutama bagi penyandang disabilitas.
  3. Pandemi Covid-19 membuat penyandang disabilitas makin kesulitan karena fasilitas kesehatan yang sulit diakses dan diskriminasi yang terjadi.
  4. Pengambilan kebijakan terkait penyandang disabilitas perlu melibatkan perwakilan langsung, agar solusi yang diambil bisa dimanfaatkan secara maksimal.
  5. Pelayanan kesehatan nasional yang memberikan akses setara bagi penyandang disabilitas memberikan manfaat besar bagi pembangunan kesehatan suatu negara.

Pandemi Covid-19 yang terjadi tidak seharusnya membuat penyandang disabilitas terpinggirkan. WHO mengatakan ke depannya, diperlukan sistem kesehatan yang kuat agar penyandang disabilitas bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

“WHO selalu mendukung negara-negara anggota dan partner lainnya untuk berkomitmen memberikan penyandang disabilitas terlibat dalam pengambilan keputusan sektor kesehatan,” tulisnya.

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Diolah dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed