by

Gender Equality Camp, Upaya Rekonstruksi Pemahaman Gender yang Inklusif

-Kabar Puan-16 views

Kabar Damai | Senin, 21 Maret 2022

Pontianak I Kabardamai.id I Untuk membangun kesamaan pandangan dalam isu keadilan gender, Gemawan menggelar Gender Equality Camp yang dilaksanakan selama 2 hari. Kegiatan yang dimulai pada Jum’at (18/03) ini dilaksanakan dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD) 2022.

Arniyanti, Kepala Training and Learning Center (TLC) Gemawan, mengatakan Gender Equality Camp perdana ini mengangkat tema Mengubah Cara Pandang, Menyetarakan Perbedaan.

“Masih ada cara pandang yang timpang saat memahami relasi gender, karena itu kami mengusung tema ini untuk merekonstruksi pemahaman gender yang inklusif dan terbuka,” ujarnya dalam pengantar pelatihan.

Sebanyak 30 orang yang terdiri atas peserta, fasilitator, dan panitia dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan yang berlangsung di Wisata Hutan Albasia, Desa Kuala Dua, Kubu Raya.

Baca Juga: Merawat Diri Sebagai Bentuk Afirmasi, Dapat Dilakukan Semua Gender

“Gemawan ingin melakukan inovasi dalam metode pembelajaran, di luar mainstream pembelajaran konvensional. Kelas-kelas alternatif seperti ini dipilih agar memberikan suasana ringan, santai, dan akrab dengan alam,” jelasnya.

Yustina Veneranda Novi, salah satu peserta, mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Ruang belajar ini membantu mengembangkan soft skill, dapat bertemu dengan peserta lain dari berbagai latar belakang, belajar banyak dan dapat memahami kesetaraan gender yang kemudian mengubah pola pikir,” imbuhnya.

Kegiatan ini terbagi dalam beberapa sesi dan materi, mulai dari membangun ruang aman: personal stories. Sesi ini difasilitasi oleh Resi Rafsanjani, mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak yang juga asisten Psikolog.

Beberapa sesi dan materi lain yaitu, Sejarah Gerakan Perempuan, Ekologi dan Feminisme, Media dan Gender, dan ditutup dengan membuat produk literasi bebas sebagai bahan kampanye dalam isu keadilan gender.

Selain Gemawan, kegiatan ini didukung oleh FAMM Indonesia sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan kapasitas aktivis perempuan muda di Indonesia.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed