by

FKPT – BNPT dan Propaganda Kelompok Teroris

Kabar Damai | Jumat, 24 September 2021

Banjarmasin | kabardamai.id | Dalam beberapa hari kemarin muncul petisi di media sosial mengatasnamakan oknum mantan narapidana terorisme (napiter) meminta agar lembaga negara yang bertanggung jawab dalam penanggulangan terorisme yaitu bahwa Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)dibubarkan.

Melansir laman Pusat Media Damai BNPT (23/9), dalam petisi disebutkan BNPT lambat merespons program deradikalisasi bagi napiter yang dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) di daerah.

Menanggapi petisi tersebut, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan (Kalsel) Aliansyah Mahadi menegaskan negara tidak akan kalah atas propaganda kelompok teroris.

“Seluruh elemen masyarakat bersatu padu menolak segala bentuk politik adu domba dan pecah belah oleh kelompok teroris. Karena hanya kelompok teroris yang menginginkan BNPT RI bubar,” kata Aliansyah di Banjarmasin, Rabu, 22 September 2021.

Aliansyah menyinggung munculnya petisi mengatasnamakan oknum mantan narapidana terorisme (napiter) meminta agar lembaga negara yang bertanggung jawab dalam penanggulangan terorisme dibubarkan.

Dalam petisi disebutkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) lambat merespons program deradikalisasi bagi napiter yang dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) di daerah.

Petisi tersebut kemudian direspons oleh FKPT di 32 provinsi. FKPT merupakan mitra strategis BNPT RI di setiap daerah yang bertugas melaksanakan program pencegahan dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat, guna menekan potensi radikalisme di Indonesia.

“Ini merupakan bukti bahwa BNPT milik segenap masyarakat Indonesia. BNPT–FKPT adalah representasi kehadiran Pemerintah untuk masyarakat dalam penanggulangan terorisme,” terang Aliansyah, dikutip dari damailahindonesiaku.com.

Oleh karena itu, kata dia lagi, pengurus FKPT seluruh Indonesia menyatakan sikap BNPT Republik Indonesia adalah amanat Undang-Undang Dasar 1945 tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 dan keberadaan BNPT RI adalah representasi seluruh elemen masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam melawan kejahatan kemanusiaan, aksi teror dan disintegrasi bangsa yang diakibatkan oleh kelompok teroris.

Baca Juga: Jokowi di Sidang PBB: Dunia Harus Tetap Serius Lawan Intoleransi, Konflik dan Terorisme

Aliansyah menegaskan BNPT dan FKPT bersama seluruh elemen masyarakat telah berkolaborasi dalam menekan potensi radikalisme di Indonesia.

“Salam Satria: Sinergi antiterorisme, sinergi antiradikalisme, sinergi anti-intoleran, sinergi antianarkisme,” tandasnya.

 

Resmikan Warung NKRI

Sementara itu, BNPT kembali resmikan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (WARUNG) NKRI di Amazzone World Boulevard, Jababeka, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021). WARUNG NKRI ke-3 ini merupakan hasil kolaborasi BNPT dengan KADIN Jawa Barat dalam memberantas paham radikal terorisme di kawasan industri.

Dari laman PMD-BNPT, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, WARUNG NKRI di kawasan industri dapat membangun kewaspadaan dini terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Ideologi radikal terorisme juga dapat menyerang dunia industri yang merupakan motor penggerak ekonomi negara.

“BNPT harus membantu masyarakat untuk mengingat kembali Pancasila. Mari kita kuatkan ideologi kita agar ideologi lain tidak masuk ke masyarakat kita,” tutur Boy.

WARUNG NKRI merupakan program BNPT yang melibatkan seluruh elemen bangsa dan lapisan masyarakat dalam menggiatkan dialog kebangsaan yang sarat nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Pesan kebangsaan dari dalam WARUNG NKRI diharapkan dapat menjalar ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dapat dibendung.

Sekretaris Utama BNPT Mayjen Untung Budiharto menambahkan, penanggulangan terorisme merupakan tanggung jawab bersama. Untung berharap, keberadaan WARUNG NKRI ke-3 di Indonesia bisa menjadi pionir industri yang aman dari terorisme.

“Tindak terorisme tidak hanya bisa dihentikan oleh BNPT, tetapi juga oleh partisipasi Bapak Ibu sekalian. (Dibutuhkan) antusiasme dan tanggung jawab bapak ibu untuk menyelamatkan bangsa ini,” kata Untung.

Sebelumnya, BNPT bersama Kementerian Sosial (Kemensos) telah meresmikan WARUNG NKRI di Kota Bekasi pada Agustus 2021 dan bersama Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada awal September 2021.

 

Tugas Pokok dan Fungsi BNPT

Dilansir dari laman BNPT disebutkan bahwa BNPT adalah sebuah lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penanggulangan terorisme.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BNPT dikoordinasikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. BNPT dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden. Pada awalnya jabatan Kepala BNPT setingkat eselon I.a. Namun sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010 Tentang Badan Penanggulangan Terorisme, jabatan Kepala BNPT naik menjadi setingkat menteri.

BNPT dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010. Sebelumnya cikal bakal lembaga ini adalah Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme (DKPT).

BPNT memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut:

  • Merumuskan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kebijakan, strategi, dan program nasional penanggulangan Terorisme di bidang kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi;
  • Mengoordinasikan antar penegak hukum dalam penanggulangan Terorisme;
  • Merumuskan, mengoordinasikan, dan melaksanakan kebijakan, strategi, dan program nasional penanggulangan Terorisme di bidang kerja sama internasional;
  • Menyusun dan menetapkan kebijakan, strategi, dan program nasional di bidang penanggulangan Terorisme;
  • Menyelenggarakan koordinasi kebijakan, strategi, dan program nasional di bidang penanggulangan Terorisme; dan
  • Melaksanakan kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi. [damailahindonesiaku/BNPT]

 

Editor: Ahmad Nurcholish

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed