by

Eti Kurniawati Guru Kristen Pertama yang Mengajar Madrasah di Tana Toraja

Tana Toraja | kabardamai.id | Lingkungan madrasah (sekolah Islam) selalu identic dengan busana muslim. Baik siswa-siswinya maupun guru-guru di dalamnya. Namun, ada pemandangan berbeda di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Tana Toraja. Sejak Januari 2021 lalu madrasah ini diwarnai dengan kehadiran seorang guru beragama Kristen yang mengajar mata pelajaran umum yakni Geografi.

Dia adalah Eti Kurniawati. Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini menerima SK pengangkatannya pada 26 Januari 2021 bersama beberapa rekannya. Dia ditempatkan di MAN Tana Toraja. Eti tampak berbaur dan sangat diterima oleh rekan guru-guru di sekolah di mana dia ditempatkan.

Kepala Sekolah MAN Tana Toraja Sampe Baralangi menyebut,  pihak sekolah juga telah menerima SK dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulawesi Selatan terkait penempatan Eti Kurniawati sebagai guru geografi di MAN Tana Toraja.

“ Hal ini telah sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI tentang pengangkatan guru madrasah khususnya Bab VI Pasal 30. Dimana guru mata pelajaran umum tidak jadi masalah mengajar di Madrasah karena bukan membawahi mata pelajaran agama,” jelasnya, seperti dikutip sindonews.com, awal Februari (3/2) lalu.

Sementara itu, masih dalam ulasan sindones.com,  Eti Kurniawati mengaku bahagia bisa mengajar di MAN Tana Toraja. Dia tidak menolak tugas negara tersebut. Bahkan Eti Kurniawati langsung beradaptasi dengaan keadaan di MAN tersebut dengan memakai baju berlengan panjang dan rok panjang.

“Sebagai orang asli Toraja bahwa bagi masyarakat toraja ini sudah menjadi hal biasa yang menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama,” ujarnya.

Mulanya Eti Kurniawati kaget bukan kepalang ketika menerima SK Pengangkatan menjadi guru CPNS di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Guru beragama Kristen ini tak menduga ditempatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja.

“Awalnya saya kaget ketika menerima SK dan mengetahui bahwa saya ditempatkan di MAN Tana Toraja. Saya pikirnya akan ditempatkan di sekolah umum sesuai agamaku,” ujarnya dalam keterangan resmi di situs Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel seperti dikutip detik.com awal Februari (1/2) lalu.

Atas pengangkatan dan penempatannya tersebut Eti Kurniawati menerimanya dengan penuh syukur dan akan menjalaninya sebaik mungkin.

“Tapi ya karena saya yakin ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya, maka akan saya jalani sebaik mungkin dan berusaha beradaptasi dengan lingkungan yang baru nantinya,” tuturnya kepada detik.com.

 

Kemenag: Tak Langgar Aturan

Atas keberadaan guru nonmuslim yang mengajar di madrasah tersebut, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama , Muhammad Zain menegaskan halk itu tak melanggar aturan untuk mengajar di madrasah.

Hal itu ia sampaikan untuk merespon kabar viral di media sosial yang menunjukkan seorang Guru Mata Pelajaran Geografi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja non muslim.

“Penempatan CPNS guru Geografi yang non muslim di MAN Tana Toraja, tidak melanggar aturan,” terang Zain dalam keterangan resminya, awal Februari (3/2) lalu.

Namun demikian, Zain memberikan catatan bahwa guru pengampu mata pelajaran agama di Madrasah wajib beragama Islam. Sebab, Madrasah merupakan sekolah dengan ciri khas Islam.

Mata pelajaran yang diwajibkan diampu oleh guru beragama Islam itu yakni pelajaran agama itu antara lain Aqidah Akhlak, Al-Qur’an Hadis, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.

“Tapi, untuk guru mata pelajaran umum di madrasah, pembantuan bahwa itu bisa juga diampu oleh guru non muslim,” jelas Zain.

Zain, seperti diberitakan sindonews.com (3/2),  nenandaskan, kebijakan tersebut sudah sejalan dengan regulasi sistem merit. Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen SDM yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar. Kebijakan itu juga tak membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.

Aturan itu tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2017 jo Peraturan Pemerintah No 17 tahun 2020 tentang Manajemen PNS, Permenpan No 23 tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 , dan Perka BKN No 14 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed