by

Empat Hal yang Perlu Kita Internalisasi tentang Hutan dan Kesehatan

Kabar Damai I Jumat, 26 Maret 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Hutan baik untuk kesehatan fisik dan mental kita. Menghabiskan waktu di sekitar pepohonan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan memperlancar relaksasi tubuh.

Mulai dari mengeluarkan udara yang lebih bersih hingga menyediakan pendinginan alami dan air tawar bersih yang kita minum, hutan mendukung kesehatan kita dengan cara yang tak kasat mata.

 

  1. Hutan menyediakan kita sumber obat-obatan

Banyak obat yang kita andalkan saat ini berasal dari hutan. 25 persen obat-obatan yang digunakan di negara maju adalah nabati, sedangkan di negara berkembang bisa mencapai 80 persen.

Hutan juga menjadi sumber dasar produk kesehatan penting, seperti barang-barang kebersihan dan sanitasi seperti kertas toilet, handuk kertas, tisu dan etanol untuk pembersih.

Bahkan, masker dan pakaian pelindung yang merupakan perlengkapan utama para tenaga medis garis depan dibuat dari hasil hutan, seperti bubur kayu dan serat selulosa larut.

  1. Setiap tahun, kita kehilangan hutan seluas Korea Selatan

Setiap tahun, planet kita kehilangan 10 juta hektar hutan. Kira-kira seluas Republik Korea Selatan. Tapi, kita masih bisa membalikkan tren negatif ini melalui pengelolaan hutan lestari dan restorasi ekosistem.

Baca juga: Desa Piplantri Merayakan Kelahiran Anak Perempuan dengan Menanam 111 Pohon

  1. Kita bisa menghidupkan kembali hutan yang rusak

Diperkirakan sekitar dua miliar hektar lahan yang terdegradasi di seluruh dunia berpotensi untuk dihidupkan kembali. Itu kira-kira dua kali luas Eropa.

Revitalisasi kesehatan dan keberlangsungan hutan kita adalah kepentingan terbaik kita karena membantu menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi perubahan iklim, dan melindungi keanekaragaman hayati.

  1. Hutan melindungi kita dari pandemi yang mungkin terjadi di masa depan

Saat ini, 60 persen dari semua penyakit menular dan 75 persen dari semua penyakit menular yang tengah/baru bermunculan bersifat zoonosis.

Artinya, semua penyakit itu berasal dari perpindahan patogen dari hewan ke manusia, dan biasanya terjadi ketika lanskap alam, seperti hutan, telah gundul atau terkikis.

Dengan menanam pohon dan memulihkan hutan, kita dapat mendukung pendekatan satu kesehatan terpadu untuk kita manusia, miliaran spesies lainnya, dan planet ini.

Ikuti, pelajari, dan dapatkan inspirasi lebih lanjut terkait restorasi hutan sebagai jalan menuju pemulihan dan kesejahteraan di http://bit.ly/DayForests.

 

Diterjemahkan dan disunting dari Un.org oleh Hana Hanifah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed