by

Dukung Konten Edukasi Online, Akademi Edukreator Beri Pelatihan bagi Pengajar dan Kreator

Jakarta I kabardamai.id I Pandemi Covid-19 membuat kita sangat bergantung pada teknologi, termasuk dalam mengasah kemampuan baru dan menambah pengetahuan.

Internet kini menjadi sumber pengetahuan yang selalu kita andalkan, baik itu mencari jurnal atau bacaan terkait sebuah teori atau melihat berbagai cara untuk memecahkan suatu masalah.

Namun di Indonesia sendiri, konten pembelajaran tidak dapat diakses oleh masyarakat umum, sebagian adalah konten berbayar atau konten eksklusif dari lembaga pendidikan tertentu.

Salah satu faktor penyebabnya adalah tidak banyak kreator konten yang mampu memberikan konten edukasi atau pengajaran kepada masyarakat karena minimnya pelatihan, serta tidak banyak pengajar yang mengolah konten edukasi yang menarik.

Melihat kebutuhan tersebut, Kok Bisa, didukung oleh YouTube Learning, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI serta didukung oleh berbagai organisasi pendidikan lainnya, mengawali tahun kedua Akademi Edukreator.

Berdasarkan yang dikutip dari parapuan.co, Akademi Edukreator digelar untuk menginspirasi dan melatih pembuat konten, guru, dan profesional di Indonesia.

Dengan memberi pesertanya pengetahuan dan praktik terbaik di YouTube, program ini bertujuan untuk menciptakan konten video edukasi berkualitas tinggi secara gratis.

Baca Juga: Pemblokiran Konten Radikalisme dan Kontra Propaganda Melalui Media Internet

“Sejak diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional tahun lalu, Akademi Edukreator telah menerima ribuan pendaftar, dan melatih lebih dari 1,100 anak muda, guru dan profesional menjadi edukreator dari 32 provinsi di seluruh Indonesia.

“Tidak hanya itu, 10 edukreator pemula terbaik juga diberikan pelatihan intensif lanjutan bersama para pakar, yang disebut dengan Akademi Edukreator Akselerasi,” ungkap Ryan Rahardjo, Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara Google.

YouTube telah menjadi tempat bagi siapapun untuk belajar berkat peran kreator dengan berbagai konten edukasi.

Para kreator ini memperluas dinding ruang kelas tradisional dan menjangkau jutaan orang di seluruh dunia.

Maka sebagai dukungan kepada proses belajar mengajar, khususnya di tengah pandemi ini, Akademi Edukreator berkomitmen untuk menciptakan lebih banyak konten pembelajaran di segala bidang yang berkualitas tinggi di YouTube.

Berkembang dari tahun lalu, Akademi Edukreator kali ini tidak hanya menjalin kerjasama strategis dengan pendidikan tinggi dan akademisi untuk memperluas jangkauan pelatihan.

Mereka juga menghadirkan format yang lebih mengedepankan partisipasi dan pengetahuan praktis, juga materi ajar yang lebih spesifik untuk akademisi, murid vokasi, kelas edutainment, hingga kelas yang terbaru yaitu konten edukasi kesehatan.

Lulusan terbaik Akademi Edukreator akan terlibat sebagai mentor, berbagi tips cara membuat konten edukasi, baik untuk para akademisi yang dapat diterapkan sebagai salah satu metode mengajar mereka hingga bagi para kreator konten.

Para kreator ini memperluas dinding ruang kelas tradisional dan menjangkau jutaan orang di seluruh dunia.

Maka sebagai dukungan kepada proses belajar mengajar, khususnya di tengah pandemi ini, Akademi Edukreator berkomitmen untuk menciptakan lebih banyak konten pembelajaran di segala bidang yang berkualitas tinggi di YouTube.

Berkembang dari tahun lalu, Akademi Edukreator kali ini tidak hanya menjalin kerjasama strategis dengan pendidikan tinggi dan akademisi untuk memperluas jangkauan pelatihan.

Mereka juga menghadirkan format yang lebih mengedepankan partisipasi dan pengetahuan praktis, juga materi ajar yang lebih spesifik untuk akademisi, murid vokasi, kelas edutainment, hingga kelas yang terbaru yaitu konten edukasi kesehatan.

Lulusan terbaik Akademi Edukreator akan terlibat sebagai mentor, berbagi tips cara membuat konten edukasi, baik untuk para akademisi yang dapat diterapkan sebagai salah satu metode mengajar mereka hingga bagi para kreator konten.

“Kami menyadari kebutuhan materi pembelajaran online akan makin meningkat tiap tahunnya,” jelas Gerald Sebastian, Co-Founder dan Business Director Kok Bisa.

“Kami melihat bahwa kunci agar terciptanya materi belajar dukungan online yang lebih banyak dan beragam adalah melatih dan mengembangkan lebih banyak edukreator berkualitas,” jelasnya lebih jauh.

“Selain edukreator, kami pun ingin membantu memberdayakan para akademisi yang kami nilai sebagai sumber utama dari pendidikan di Indonesia, khususnya di tengah dunia yang semakin online,” katanya melanjutkan.

“Harapannya program ini bisa menjadi program dengan skala yang berkelanjutan berbasis komunitas yang kuat,” tambahnya.

Di samping itu, Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI dalam acara pembukaan Akademi Edukreator 2021 juga menekankan bahwa guru adalah kunci utama untuk mengubah sistem pendidikan di Indonesia guna mempersiapkan generasi bangsa yang berdaya saing tinggi.

Maka, Nadiem sangat mendukung adanya pelatihan dan pengajaran bagi para kreator untuk menciptakan konten edukasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed