by

Dorin Mehue: Perempuan Papua Simbol Perdamaian Tanpa Pengaruh Kepentingan Pribadi

-Wawancara-36 views

Malam itu Selasa, (8/6/2021) suasana kantor Indonesian Conference on Religion and Peace  (ICRP) yang merupakan rumah perdamaian bagi semua perbedaan, terlihat begitu riuh dan hangat. Kehadiran tokoh perempuan Bernama Dorin Mehue, Panitia Khusus Afirmasi Majelis Rakyat Papua inilah  yang menjadi alasan datangnya kehangatan.

Mungkin bagi beberapa orang hanya sebuah provinsi yang ada di timur Indonesia, namun Papua adalah surga yang terlupakan. Keramahannya menjadi sebuah malapetaka dan kebaikannya dibalas dengan kejahatan akibat dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Penguasa-penguasa yang selalu berlaku tidak adil terhadap mereka, hanya mau mengeksploitasi harta dan kekayaan yang ada di Papua.

Indonesia menjadi salah satu negara di Asean yang memiliki kasus pelanggaran HAM yang tertinggi, dan Papua termasuk menjadi penyumbang terbanyak kasus pelanggaran HAM. hal tersebut dikarenakan, Pada tahun 1969 Papua baru bergabung dengan Indonesia dengan bantuan berupa dukungan dari PBB.

Namun, banyak dari masyarakat Papua tidak menyetujui gerakan ini, sehingga sering terjadi konflik yang memakan banyak korban jiwa. Lalu, terdapat kedatangan korporasi multinasional yang ingin mengeksploitasi kekayaan alam Papua. Sehingga, terjadi perselisihan yang mengakibatkan pertumpahan darah di tanah Papua.

Bertahun-tahun lamanya tiada penyelesaian terhadap permasalahan HAM di Papua sehingga semuanya itu berubah menjadi sebuah pertanyaan “Ke manakah tindakan pemerintah dalam menangani permasalahan ini?” begitu banyak masyarakat di Papua yang harus menjadi korban dari permasalahan ini.

 

Sebagai Tokoh Perempuan di Papua, bagaimana tanggapan ibu Dorin mengenai pelabelan teroris yang disematkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)?

Pelabelan ini perlu untuk ditinjau kembali, karena sebagai negara dan  saya juga kebetulan merupaka  bagian dari negara, yaitu  pejabat negara. Kita bertanggungjawab untuk menjaga stabilitas daerah. Kita harus membuat Papua  kondusif, aman, dan damai.

Adanya gerakan  KKB ini diluar dari apa yang kita pikirkan, karena itu sebagi tokoh saya hanya berharap dan memohon untuk ditinjau kembali, mengapa harus ditinjau kembali? Karena belum dilakukan identifikasi apakah dalam kelompok itu semua adalah orang papua? Pada dasarnya konflik yang ada di Papua itu terkadang melibatkan juga kepentingan pribadi di dalamnya dan bisa saja terdapat oknum  yang memang sengaja ingin memecah belah persatuan.

Selain itu juga, mengapa harus ditinjau kembali karena dengan diberikan label seperti itu, semua orang papua merasa bahwa, diri mereka teroris dan muncul sikap insekuritas. Meskipun pelabelan ini hanya ditujukan untuk kelompok KKB.

Belum lagi hari ini yang berkembang di media sosial, dan dikampanyekan oleh kelompok yang berkepentingan khusus menimbulkan ancaman baru. Oleh karena itu saya merasa memang harus ditinjau kembali. Jangan sampai ada kelompok diluar dari Papua masuk dan mengintervensi. Karena kita tidak tahu benarkah kelompok yang bergerak tersebut betul-betul KKB, atau ada pihak lain. Karena itu, jangan sampai kita terkelabui denga kepentingan luar yang hanya memdulikan kepentingan pribadi.

 

Bagaimana Kondisi dan situasi di Papua saat ini, pasca pelabelan tersebut?

Dengan adanya stigma ini, yaitu teroris ada orang-orang tertentu yang memberikan ujaran kebencian melaui media sosial terhadap masyarakat Papua. Ujaran kebencian ini memberkan luka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Papua.

Selain itu, akibat dari wilayah konflik membuat semua daerah di Papua disebut wilayah konflik, padahal tidak semua wilayah Papua adalah wilayah konflik. Akibat dari gerakan itu, maka berdampak pada wilayah setempat perempuan dan anak semua mengungsi. Karena satu titik wilayah adat konflik pada akhirnya menetapkan bahwa Papua secara keseluruhan adalah daerah konflik.

Padahal tidak semua daerah di Papua merupakan wilayah konflik. Seharusnya jika pemerintah peduli terhadap Papua, perlu dibuatkan pemetaan. Karena jika tidak ada pemetaan masyarakat sipil yang akan menjadi korban, terutama perempuan dan anak. Bahkan ada belum lama ini juga sudah terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil. Apakah konflik ini diciptakan oleh Papua, sebenarnya kepentingan apa yang menyebabkan situasi Papua saat ini?

Peran siapa yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan perdamaian di Tanah Papua?

Negara harus hadir memberikan kenyamanan kepada masyarakat Papua. Jangan sampai kita memperlakukan Papua untuk kepentingan pribadi oknum, atau apapun itu. Kita harus bicara bagaimana mengembangkan kesejahteraan masyarakat.

Papua itu kaya sumber daya alamnya melimpah namun SDM nya tidak diperhatikan, sehingga Ketika orang dari luar masuk akhirnya meningalkan kecemburuan. Saya lihat sejak dari tahun 1969, kita sudah integrasi.

Apakah kita terus mau diam melihat  papua mau dalam keadaan seperti itu di waktu yang lama? Apakah papua itu bodoh? Tidak, tidak ada orang yang bodoh,  berikanlah ruang kepada kami juga, semua manusia itu diberikan akal dan hikmah oleh tuhan. Jadi kami merasa sangat terbatas negara memeberikan kesempatan kepada orang Papua ada dalam ruang publik. Pemerintah kurang memberikan ruang dialog.

Baca Juga: Sudhamek: Nilai Pancasila Harus Dijabarkan Menjadi Mentalitas Dasar

Bagaimana negara bisa mengindonesiakan Papua, dan papua merasa menjadi bagian dari Indonesia. Ini hal yang harus dipikirkan. Kalau saya selalu kampanye kita harus hidup berdampingan sebagai saudara. Tidak ada negara dan agama  yang mengajarkan perbedaan. Kalau kita maknai ajaran itu maka tidak akan ada konfik dan mengutamakan kasih.  Peran tokoh agama dan tokoh adat juga  sangat diperlukan demi terbentuknya mental spiritualitas yang mengedepankan perdamaian.

Sebenarnya apa yang menjadi faktor pemicu konflik di Papua?

Sangat banyak faktor pemicu konflik dan kecemburuan sosial, utamanya kalau kita mau masuk dalam suatu wilayah dan menginvestasi jangan hanya bersepakat dengan pemerintah sedangkan masyarakat adat diabaikan, inilah yang menjadi pemicu. Saya berharap ICRP bisa menyuarakan kepada pemerintah dan dunia internasional, untuk mengakui masyarakat Papua.

Karena di mata dunia papua adalah primadona. Sehingga Indonesia dikatakan maju apabila bisa mensejahterakan orang Papua.  Angka kemiskinan di Papua 26% ini adalah sebuah ironi. Ini yang harus kita pikirkan kalau angka kemiskinan dan pengangguran tinggi. Padahal sumber daya alam di Papua adalah kekayaan yang tidak mungkin membuat masyarakatnya miskin.

Semua stake holder dan pemerintah pusat harus bisa memberikan perhatian yang serius. Seorang pemimpin dari tingkat pusat hingga daerh harus menjadi sosok yang seperti Gusdur dalam menangani Papua.

Saat ini ada pemimpin yang punya mata tapi tidak bisa melihat. Gus  Dur adalah sosok bijaksana yang bisa peka dan tahu apa yang harus diberikan kepada masyarakat papua. Kami menilai Gus Dur itu sebagai presiden yang berusaha menghargai semua agama dan budaya,. Bukan hanya pemimpin pusat, semua pemimpin harus mencontoh dan meneladani sikap Gus Dur, yang Mengindonesiakan papua.

Bagaimana peran Perempuan Papua dalam menciptakan perdamaian di tanah Papua?

Perempuan Papua adalah symbol perdamaian di Papua. Karena hanya perempuan yang bertindak secara tulus dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi. Perempuan Papua  selalu mencoba masuk  dengan menggunakan pendekatan secara kultur.

Perempuan Papua selalu mengharapkan perdamaian. Karenanya gerakan perempuan Papua selalu berusaha untuk menciptakan perdamaian melalui berbagai macam gerkan. Salah satunya gerkan lintas agama. Kita memberdayakan tokoh agama untuk menciptakan mental spiritualitas mengedapankan perdamaian.

Perempuan Papua juga berencana untuk melakukan gerakan 414. Gerkan ini adalah gerakan penanaman nilai-nilai toleranasi kepada anak usia 4 tahun hingga 14 tahun. Karena kita semua tahu penanaman karakter moderat harus diterapkan semenjak usia dini agar setelah generasi baru ini dewasa, mereka bisa berpikir dengan sudut pandang moderat dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi. Karenanya  peran perempuan papua adalah peran besar yang perlu didukung oleh semua pihak.

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed