by

Diskusi Relevansi Penerapan Kebijakan E-Parking di Pontianak

Kabar Damai I Minggu, 23 Januari 2022

Pontianak I Kabardamai.id I Jaringan Rumah Diskusi Kalimantan Barat Adakan Diskusi Publik dengan tema Apakah Relevan E-parking di kota Pontianak Pada Jum’at (21/012022) di Cafe Al Capone Pontianak.

Zulfikri Ketua Bidang Kajian Sosial dan Ekonomi mengatakan melalui diskusi ini Jaringan Rumah Diskusi Kalimantan Barat mendorong penuh agar Dinas Perhubungan dan Pemerintah terkait cepat dalam penetapan E-Parking di kota Pontianak.

Heru Puji Utomo selaku Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Pontianak yang mengisi materi pada Diskusi Publik ini mengatakan bahwa E-Parking di kota Pontianak akan segera diusahakan realisasinya dan sedang dalam proses pengkajian.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi, S.Ag, M.LAP, M.Sos. yang juga menjadi pemateri pada diskusi itu mengatakan bahwa ia sangat mendukung E-parking ini diterapkan di kota Pontianak.

Baca Juga: Nobar dan Diskusi Sa Pu Hutan, Upaya Meningkatkan Kepedulian Terhadap Pelestarian Hutan

Ia mendesak agar Dinas Perhubungan untuk segera menerapkan E-parking tersebut. Ia juga mengatakan jika E-parking ini ingin diterapkan, sistemnya harus siap. Selain sistem e-parking, sumber daya manusia juga harus disiapkan. Harus ada edukasi dan sosialisasi ke masyarakat jika E-parking ini diterapkan.

Salah satu pemateri dari Akademisi IAIN Pontianak, Rasiam, S.Ei, M.A. mengatakan bahwa kita harus punya pandangan kedepan tentang masa depan Kota Pontianak. Ia mengatakan bahwa beberapa tahun kedepan Kota Pontianak pasti akan menjadi lebih padat.

Jika parkir-parkir liat yang sering kita temui ditepi jalan tidak ditertibkan, maka jalanan akan semakin lebih sempit. Untuk itu harus ada gedung-gedung yang dibuat khusus untuk lahan parkir.

Dengan adanya digitalisasi transaksi parkir ini agar semua transaksi parkir baik parkir di area parkir kawasan, gedung, maupun area parkir bahu jalan sudah dapat dilakukan secara digital non-tunai, sehingga selain lebih praktis metode ini juga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran pungutan parkir.

Hal ini tentu bermanfaat agar pendapatan pengelola atau pun pemerintah daerah setempat pun dapat lebih dimaksimalkan, sehingga melalui retribusi E-parking di kota Pontianak dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.

Penulis: Erwanto, Rumah Diskusi Kalbar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed