by

Cerdas Mencegah Cyberbully

Oleh: Faqih Arkan Saukani

Teknologi informasi itu membahas tentang proses kalau teknologi komunikasi itu membahas tentang bagaimana kita menggunakan alat-alatnya. Jadi kalau kita simpulkan pengertian teknologi informasi dan komunikasi adalah suatu kesatuan tidak terpisahkan yang di dalamnya adalah pemrosesan menelaah manipulasi sehingga dapat mentransfer data.

Adapun latar belakang, pertama itu adanya tokoh-tokoh penemu yang haus akan ilmu pengetahuan mereka ingin tahu apa yang harus dilakukan untuk mengefektifkan waktu dan mempermudah mereka mendapatkan informasi dan komunikasi sehingga muncullah telepon genggam pertama yang diciptakan oleh Martin Cooper, kemudian mereka melakukan inovasi-inovasi terbaru makanya kita lihat perkembangan yang namanya HandPhone.

HandPhone itu semakin lama semakin lebih baik lagi dan fitur-fiturnya lebih canggih lagi yang kedua itu adalah ternak kebutuhan manusia yang semakin tinggi kebutuhan manusia semakin tinggi itu mendorong munculnya perkembangan teknologi dan informasi karena mereka menganggap dengan adanya teknologi informasi komunikasi ini mengefektifkan dan  mengefisien waktu mereka.

Ketiga adalah adanya persaingan dalam bidang perdagangan khususnya bidang teknologi komunikasi sehingga setiap produk mereka berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi mereka yang lebih baik lagi di bidang komunikasi. Manfaat dari perkembangan teknologi dan informasi ini yaitu selain mempermudah kita untuk mendapatkan informasi, kita bisa mendapatkan yang namanya pembuatan media-media dalam bidang pendidikan, kita bisa mentransfer data lebih cepat misalnya dari web internet, contoh dari teknologi informasi komunikasi itu seperti komputer; internet (situs web, blog, dan email); teknologi siaran langsung (radio, televisi, dan webcasting); Teknologi penyiaran yang direkam (podcast), pemutar audio, dan video, dan perangkat penyimpanan); Telepon (telepon kabel, telepon seluler, satelit, video atau konferensi video).

Baca Juga: Mencegah Terjadinya Konflik Senjata Internasional

Seiring dengan kemajuan teknologi yang mengglobal telah terpengaruh dalam segala aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia, khusus dalam bidang teknologi informasi sudah  menikmati  banyak  manfaat  yang  dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

Semakin mudahnya kita mengakses teknologi informasi dan komunikasi semakin banyak juga hal yang harus kita hadapi untuk mendapatkan kenyamanan agar terhindar dari hal negatif seperti maraknya kasus perundungan (bullying), kekerasan cyber atau yang biasa disebut cyber bullyingCyber bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan suatu kelompok atau individu menggunakan media elektronik secara berulang-ulang dari waktu ke waktu terhadap seseorang yang dianggap tidak mudah melakukan perlawanan atas tindakan tersebut.

Apa dampak aktivitas cyber bullying tersebut terhadap korban?, Menurut penelitian korban akan merasa berada di tengah serangan meskipun dia sedang berada di rumah secara psychologis korban akan merasa depresi menjadi pemarah, gelisah, pencemas, dan menyakiti diri sendiri. Bahkan dalam kondisi ekstrim dia akan melakukan percobaan bunuh diri, secara sosial mulai menarik diri dari komunitasnya an mulai kehilangan kepercayaan dirinya di kehidupan sekolah atau kuliah.  Dia akan mengalami penurunan prestasi akademik dan rendah tingkat kehadirannya di kampus atau sekolah. Hal berakibat korban perudungan (bullying) akan mengalami perilaku bermasalah kampus dan di sekolah atau dengan kata lain korban cyber bullying menjadi seorang Zombie, dia hidup tetapi jiwanya mati.

Menurut hukum, cyber bullying termasuk dalam kategori cyber crime. Adapun ciri-ciri khusus dari kejahatan ini, antara lain:

  • Tidak ada kekerasan fisik;
  • Antara pelaku dan korban sangat sedikit melibatkan kontak fisik;
  • Memanfaatkan teknologi dan peralatan tertentu.
  • Memanfaatkan jaringan telekomunikasi, media dan informatika secara global.

Apabila terjadi permasalahan terkait cyber bullying di Indonesia, maka penyelesaiannya menggunakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Penanganan kasusnya juga melibatkan anggota kepolisian dan upaya hukum ditempuh melalui jalur pengadilan negeri.

Perkembangan teknologi memudahkan manusia berinteraksi dengan orang lain. Hal ini menimbulkan sisi positif dan negatif, jika manusia dapat menyaring dan memanfaatnya dengan baik. Media sosial merupakan salah bentuk perkembangan teknologi informasi sehingga dapat berkomunikasi dengan orang lain di berbagai lokasi.

Kasus media sosial masih banyak ditemukan cyber bullying yang korbannya hanya berdiam diri atau bungkam. Penanganan cyber bullying saat ini sedang diterapkan lebih luas lagi oleh pihak berwajib. Hal ini ditujukan agar membuat efek jera bagi pelaku cyber bullying. Kita tidak dapat menghindari perkembangan teknologi tetapi kita bisa menjadikan teknologi ini menjadi lebih humanis. Hal itu dapat dimulai dari diri kita sendiri, ingat alasan kenapa orang bermedia sosial adalah ingin mencari perhatian Anda.

Orang bijak akan berpikir cerdas, apabila konten yang kemudian dibagikan tidak sesuai dengan kesukaan atau minat Anda, Anda boleh langsung tidak ikuti (unfollow) saja atau mungkin langsung saja tanpa perlu menyakiti perasaannya siapa kita yang berhak untuk menghakimi orang lain. Ikuti akun-akun yang memberikan dampak positif bagi Anda, hal ini akan membantu Anda tetap merasa positif di berbagai situasi.  Selain itu, biasakan membaca lebih dulu jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang sedang trending yang sifatnya bombastis Mari kita bangkitkan warganet (netizen) yang lebih humanis dimulai dari diri sendiri, perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin kita diperlakukan dengan baik.

 

Oleh: Faqih Arkan Saukani, Siswa SMAN 1 Pontianak

Diolah dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed