by

Catatan Ketua Umum PGI Terhadap Konferensi I Analisis Papua Strategis

-Kabar Utama-160 views

Jakarta | Kamis, 17 Maret 2022

Jakarta | kabardamai.id |  Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo terus mendorong pemerataan pembangunan ke Kawasan Timur Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Papua dan Papua Barat. Hal ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi, yiatu SDM Unggul Indonesia Maju dan menjadikan Papua sebagai masa depan Indonesia menghadapi era Pasifik.

Tentunya komitmen ini perlu didukung dengan adanya forum komunikasi strategis bagi percepatan pembagunan Papua ke depan. Pembangunan tersebut meliputi pengembangan ekonomi dan bisnis, pengembangan sarana prasarana dan transportasi, serta pengembangan Indigenous People (Masyarakat Adat) dan Agama di Papua dalam tujuh wilayah adat.

Merujuk pada visi-misi Presiden Jokowi serta urgensi dari perlunya membangun sinergitas antar Lembaga ditingkat lokal, nasional dan internasional, Analisis Papua Strategis (APS) akan menggelar Konferensi I (Pertama) dengan mengusung tema: “Papua Development Strategy “OTSUS, Strategi dan Implementasi Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Tanah Papua”  pada 28 sampai 30 April 2022.

Bermitra dengan Indonesian Conference on Religion and Peae (ICRP), APS kemudian mengunjungi dan silaturahmi dengan tokoh agama di Indonesia. Pdt, Gomar Gultom, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), menjadi tokoh pertama yang dikunjungi oleh APS dan ICRP.

Baca Juga: Upaya Pemuda Papua dalam Merawat Kebinekaan

Dalam pertemuan tersebut, Pdt. Gomar Gultom memberikan beberapa catatan terkait Konferensi I yang akan diselenggarakan oleh Analisis Papua Strategis.

“Konferensi ini jangan sampai tidak membawa dampak apapun bagi Papua, hal yang penting dan perlu dilakukan juga adalah mengumpulkan energi untuk membangun pendidikan dan kesehatan di pedalaman Papua. Jangan sampai apa yang dirumuskan dalam konferensi tidak dilaksanakan,” jelasnya di ruang pertemuan Gedung PGI, Rabu (16/03/2022).

Dalam pertemuani ini, juga hasilnya disepakati beberapa catatan lainnya yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Konferensi I Analisis Papua Strategis nantinya.

  1. Perlu mengundang dan sharing dengan pihak dan komunitas yang peduli dengan Papua
  2. Fokus terhadap output dari empat isu, yaitu perdamaian, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan pariwisata di Papua.
  3. Memastikan bahwa rumusan yang disepakati dalam konferensi akan dilaksanakan
  4. Membangun model kampung damai untuk percontohan pembangunan pariwisata di Papua
  5. Memfasilitasi mutu pendidikan dan kesehatan di kampung damai tersebut
  6. Mensinergikan dan mengembangkan komunitas-komunitas pembangunan yang sudah ada di Papua

Kunjungan APS dan juga ICRP disambut baik oleh PGI, kegiatan silaturahmi kemudian ditutup dengan  makan siang bersama.

Dari pertemuan tersebut, diharapkan Konferensi I Analisis Papua Strategis dapat mendukung pengembangan Indigenous People (Masyarakat Adat) dan Agama di Papua dalam tujuh wilayah adat.

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed