by

Bulan Ramadan, BPIP Ajak Masyarakat Perkuat Pengamalan Pancasila

Kabar Damai  | Jumat, 16 April 2021

 

Jakarta – Yogyakarta | kabardamai.id | Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak masyarakat khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa (Ramadan 1442 H) untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Dr. Lia Kian, M.M.,  diwartakan situs BPIP, bulan yang penuh hikmah dan berkah ini merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, seperti mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa, saling menghormati sesama umat beragama, jujur pada diri sendiri dan Tuhan, bertanggung jawab kepada sesama manusia dan Tuhan, iunduk dan patuh akan kebesaran dan keagungan Tuhan, memahami nilai-nilai kemanusiaan, saling berbagi dan saling menolong sesama manusia.

“Saya meminjam pendapat Hamka bahwa, Indonesia setelah merdeka nilai-nilai tauhid diletakkan ke dalam falsafah luhur yaitu Pancasila,” ucapnya saat diwawancara Kamis, (15/4), seperti dikutip bpip.go.id.

“Inilah religious bangsa sudah ada, untuk kemudian dijadikannya sebagai falsafah hidup”, imbuhnya.

Dirinya menjelaskan Ketuhanan yang Maha Esa merupakan urat tunggang daripada Pancasila dan inti paling pokok dari empat sila lainnya. Karena di dalam sila Ketuhanan yang Maha Esa terkandung ajaran tauhid.

“Dari tulisan Hamka tersebut tentu pada bulan Ramadhan ini semua warga negara terutama yang menjalankan puasa dapat mengambil saripati nilai-nilai ketuhanan tersebut”, ujarnya.

Ia bahkan menegaskan uraian Pancasila juga telah terurai  dalam Al-Qur’an dan perintah Allah SWT. Seperti sila pertama pada surat Al-Ikhlas ayat 1-4, sila ke dua surat Al-Hujarat ayat 13, sila ke tiga surat Al-Hujarat ayat 10, sila ke empat Al-Imran ayat 159, dan sial ke lima Al-Hujarat ayat 13.

Baca Juga : BPIP: Generasi Millenial Corong Peradaban

 

“Contohnya pada surat Al-Hujarat yang menjelaskan sila ke dua dan ke lima yaitu, Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kami berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal dan sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu,” terangnya

Jejaring Panca Mandala Perkuat Pembumian Pancasila

Sebelumnya, diskusi terpumpun ‘Penguatan Jejaring Panca Mandala (JPM)’ di Wisma MM, Kampus UGM Yogyakarta, Ahad (11/4), membahas optimalisasi JPM di Lampung, Sumatera Selatan, Banten, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Diwartakan Republika, dalam sambutannya, Plt. Deputi Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Adji Samekto mengingatkan fungsi JPM. Yakni mitra BPIP dalam berkumpul, berbagi pengalaman, dan berkoordinasi di daerah.

“Terutama dalam menjaga dan mengembangkan pemahaman ideologi Pancasila. JPM jadi wadah koordinasi dalam pembinaan,” tandas Adji, seperti dikutip republika.co.id (13/4).

Senada, Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama BPIP Elfrida Herawati menegaskan peran kuat JPM dalam pembumian Pancasila.

“Ada lima daerah yang sudah deklarasi, dan segera terbentuk di daerah lain. Di Sumatera ada dua, lalu Banten, Yogya, dan Jawa Tengah,” ungkap Elfrida.

“Kita berharap, jejaring ini wadah berkumpul, berbagi tips, koordinasi, kerja sama menjaga harmoni sosial, terkait pembinaan ideologi Pancasila. Apa yang sebelumnya tidak tampak karena bekerja sendiri-sendiri, setelah berjejaring menjadi pengalaman nyata dalam pemecahan problem sosial,” tuturnya melanjutkan.

Sementara itu, Ketua Pembina Adat Sumsel Albar Sentosa Subari berharap pihaknya senantiasa mendapat informasi dan aspirasi masyarakat. Juga meminta BPIP menetapkan rencana berupa program di masa datang.

“Diharapkan pula memancing gagasan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan sinkronisasi peraturan perundang-undangan dengan sumber hukum tidak lain adalah Pancasila,” tutur Albar yang diamini beberapa peserta diskusi lain.

Dalam kesempatan tesebut JPM 5 Provinsi merencanakan aksi gerakkan pembumian dan pembinaan Pancasila di setiap wilayahnya yang puncak pelaksanaanya pada Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2021.

 

Penulis: Ahmad Nurcholish

Sumber: bpip.go.id | republika.co.id

Kabar Damai  | Jumat, 16 April 2021

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed