by

Bukti Beragam, Pemda Sanggau Kalbar Peringati HUT Kota Gunakan Pakaian Adat Nusantara

Kabar Damai | Jumat, 09 April 2021

Sanggau I Kabardamai.id I Banyak cara dapat dilakukan dalam mengekspresikan kegembiraan berhubungan dengan bertambahnya usia, mulai dari mengucapkan syukur hingga perayaan yang mewah dan meriah.

Tidak hanya dilakukan oleh individu dalam lingkup kecil namun hari ulang tahun juga kerap diperingati dalam berbagai aspek kehidupan lainnya, hari jadi kota salah satunya.

Baca Juga : Partisipasi Publik untuk Kebijakan yang Pro Keberagaman

Dikutip dari sanggau.go.id, Sanggau adalah sebuah nama kabupaten di Kalimantan Barat yang terletak tak begitu jauh dari Pontianak. Sebelum menjadi sebuah kabupaten, di wilayah Sanggau sudah berdiri kerajaan Melayu sejak abad ke-4 masehi.

Penyebutan nama Sanggau sendiri berasal dari tanaman yang tumbuh di tepi sungai daerah tempat berdirinya kerajaan itu, yaitu Sungai Sekayam.

Kabupaten Sanggau merupakan daerah yang berada di tengah-tengah provinsi Kalimantan Barat. Sebelah utara Sanggau berbatasan dengan Serawak (Malaysia), sebelah selatan dengan Kabupaten Ketapang, sebelah barat dengan Kabupaten Landak, dan sebelah timur dengan Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang.

Kini, Kabupaten telah berusia 405 tahun, di hari jadinya ini pemerintah daerah memperingatinya dengan melakukan upacara yang dipusatkan di halaman Pemda Sanggau, (5/4/2021).

Diwartakan Suara Pemred, Bupati Sanggau Paulus Hadi yang merupakan Suku Dayak mengenakan pakaian khas Melayu Sanggau warna merah maroon dengan corak emas. Menurutnya, pakaian yang ia gunakan merupakan bentuk kreatifitas dalam menyambut HUT Kota Sanggau ke-405.

Lebih jauh, ia juga menuturkan bahwa pakaian yang ia kenakan merupakan lambang keberagaman dan lambang nusantara.

“Intinya, ini ialah lambang nusantara. Berbagai macam suku, adat dan budaya yang mewarnai kehidupan kita,” tambahnya.

Tidak memaksakan peserta upacara seragam dalam menggunakan pakaian adat khas Sanggau, Paulus Hadi juga membebaskan seluruh jajaran pemerintahan dan OPD serta peserta upacata lainnya menggunakan pakaian khas adatnya masing-masing.

“Ini bukti bahwa kita di Sanggau berbeda-beda. Kita saling mendukung untuk kemajuan Sanggau yang lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama
Editor: Ahmad Nurcholish
Sumber : Sanggau.go.id I Suara Pemred

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed