by

Bermain Petak Umpet dan Belajar Nilai Karakter Darinya

Kabar Damai I Sabtu, 26 Juni 2021

Pontianak I Kabardamai.id I Seiring dengan terus berkembangnya zaman dan teknologi berdampak pada terus berkembangnya media sosial dan juga media telekomunikasi. Dunia yang terbentang luas seolah dengan mudah dapat dijangkau serta informasi juga semakin mudah didapatkan.

Hal ini juga dapat dirasakan pada pola permainan. Kini, permainan modern merajalela. Bahkan, permainan berbasis daring juga dapat dimainkan oleh siapa saja dari berbagai usia dan latar belakang. Kemudahan untuk memiliki dan memainkannya seolah menggeser permainan tradisional yang sudah ada sejak dahulu yang tidak kalah menyenangkan jika dimainkan.

Tidak hanya sekedar menyenangkan untuk dimainkan, permainan tradisional juga menyimpan banyak hal positif. Misalnya dalam aspek sosial yang lebih baik karena dimainakan berkelompok secara langsung, interaksi sosial dan masih banyak lagi.

Banyak permainan tradisional yang dapat dimainkan hingga saat ini, misalnya saja gobak sodor, lompat tali hingga petak umpet. Walaupun digerus perkembangan zaman, namun permainan-permainan tradisional ini disebagian masyarakat tetap menjadi primadona dan tetap dimainkan. Seolah tidak lekang akan waktu, tidak sedikit masyarakat yang bernostalgia dan mengingat masa kanak-kanak dari permainan tersebut.

Permainan Petak Umpet

Bermain petak umpet sangatlah mudah, biasanya permainan ini dimainkan berkelompok yang mana satu orang harus menjaga banteng sembari mencari teman-temannya yang bersembunyi hingga ketemu. Ia akan dinyatakan menang jika berhasil menemukan teman-temannya secara penuh secara jumlah seperti sedia kala. Jika tidak, seorang penjaga banteng akan mengajak seluruh pemain berbaris dibelakangnya dan menyebutkan nomor. Urutan nomor sesuai yang disebutkan tersebutlah yang harus menjadi penjaga banteng selanjutnya.

Permainan ini sangat familiar dan dimainkan anak-anak diberbagai daerah di Indonesia walaupun pada sejarahnya permainan ini bukanlah asli dari Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Pela Gandong sebagai Bingkai Persatuan

Goodnewsfromindonesia.id menuliskan bahwa permainan petak umpet diduga berasal dari Yunani. Julius Pollux mendiskripsikan permainan ini sudah ada 2 abad sebelum masehi. Ia menyebut permainan ini dengan nama apodidraskinda serta menjelaskan tentang peraturan dan tata cara permainannya.

Petak umpet menjadi permainan yang menyenangkan sehingga disukai oleh anak-anak dan dimainkan dibanyak negara, termasuk Indonesia. Oleh karenanya setiap negara dan daerah memiliki cara bermainnya masing-masing.

Permainan tradisional petak umpet menyimpan banyak hal positif yang baik. Misalnya saja untuk tidak mudah menyerah atau tidak mudah putus asa serta semangat untuk terus berusaha. Permainan ini juga mengajarkan dalam memecahkan masalah dengan sebaik-baiknya hingga usai.

Melalui permainan tradisional, praktik dan nilai karakter baik dapat kemudian diadopsi dan diterapkan dalam kehidupan pribadi masing-masing. Oleh karenanya, mari lestarikan permainan tradisional dengan cara terus memainkannya.

Sumber: Goodnewsfromindonesia I frisco.id

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed