by

Berkurban Sapi Patungan atau Kambing Sendirian, Mana yang Lebih Utama?

Kabar Damai I kamis, 22 Juli 2021

Jakarta I Kabardamai.id I Setiap tanggal 10 Zulhijah, umat muslim yang tidak berhaji melaksanakan ibadah Idul Adha. Bertepatan dengan momentum ini, sangat disunahkan untuk melakukan kurban hewan ternak yang hasilnya kemudian dapat dibagikan kepada yang membutuhkan.

Kurban (Qurban) berasal dari bahasa Arab, Qurban yang berarti dekat. Ibadah ini hukumnya adalah sunah muakkadah atau sunah yang sangat dianjurkan. Salah satu dalil yang menjelaskan tentang kurban terdapat dalam Al-Kautsar: 1-3 yang artinya:

Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus,”.

Binatang-binatang yang dapat dikurbankan antara lain unta, sapi atau kerbau, domba dan juga kambing. Hewan-hewan tersebut juga sebelumnya harus dipastikan sehat dan memiliki kualitas yang baik sebelum dikurbankan.

Setelahnya, daging kurban harus dibagi-bagikan kepada yang membutuhkan. Sunah bagi yang berkurban untuk memakan daging tersebut sepertiga, menyedekahkannya sepertiga dan menyimpannya lagi sepertiga. Jika berlebih, daging kurban dapat didistribusikan kedaerah yang lain dengan catatan tidak menjualnya.

Baca Juga: Hukum Kurban Seekor Kambing Untuk Satu Keluarga

Sehubungan dengang kurban, di Indonesia masih sangat sering timbul pertanyaan yang menyatakan lebih utama yang mana berkurban satu ekor kambing untuk seorang diri atau berkurban sapi atau hewan lain yang lebih besar namun dilakukan secara bersama-sama. Berikut penjelasan Gus Rifqil Muslim dari kanal youtube NU Online.

Menurutnya, kambing untuk seorang diri lebih baik hewan lain yang dikurbankan dan diperuntkkan bagi banyak orang.

“Satu ekor kambing untuk satu orang itu lebih afdhal dibandingkan satu ekor sapi, satu ekor unta ataupun satu ekor kerbau untuk tujuh orang,” ungkapnya.

Menurutnya pula, hal ini didukung oleh pernyataan yang disampaikan oleh Ibnu Hajar Al-Haitami.

“Pendapat ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Ibnu Hajar Al-Haitami  yang artinya ‘Yang paling afdhal adalah: unta, sapi, domba, kambing untuk satu orang satu ekor. Level dibawahnya adalah: unta satu untuk tujuh orang dan sapi satu untuk satu orang,” tambahnya.

Berdasarkan pendapat dari Ibnu Hajar Al-Haitami tadi maka level yang paling afdhal adalah yang pertama satu ekor unta untuk satu orang, satu ekor sapi untuk satu orang, dan satu ekor domba untuk satu orang dan terkahir satu ekor kambing untuk satu orang.

Level dibawahnya baru satu ekor unta untuk tujuh orang, satu ekor sapi atau kerbau jika di Indonesia untuk tujuh orang.

Walaupun demikian, apabila terdapat masyarakat yang hendak berkurban bersama. Menurutnya bukan menjadi masalah pula.

“Ketika hendak menghendaki untuk pribadi atau seseorang maka satu ekor kambing lebih afdhal, atau pengen berjamaah atau berkumpul bersama keluarga karena ingin naik sapi bersama juga tidak dipermasalahkan,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed