by

Berkenalan dengan Ajaran Agama Sikh

Kabar Damai I Senin, 21 Juni 2021

Jakarta I kabardamai.id I Pada abad ke-14 India mengalami gejolak spiritual. Keruntuhan Dharma, membuat masyarakat percaya akan datang utusan baru yang akan membuat nilai-nilai spiritual kembali bercahaya.

Sebuah aliran barupun lahir. Agama Sikh. Yang dibawa oleh Guru Nanak Dev. Bagi pengikut Sikh, Nanak Dev adalah sang utusan. Pembawa dharma layaknya nabi seperti Isa dan Muhammad. Di India sendiri dharma merupakan sebuah kesadaran akan keberadaan realitas universal, Tuhan, dan hukum universal (universal order) semisal hukum yang mengontrol dan mengatur alam dan manusia.

Para utusan seperti ini telah muncul di dunia ini dari waktu ke waktu. Bagi Sikh Guru Nanak adalah utusan tuhan yang membawa dharma baru. Lantas apa itu agama Sikh?

Baca Juga: Menapaki Jejak Agama Sikh di Nusantara

Sikh kerap identik dengan perpaduan antara dua keyakinan antara Islam dan Hindu. Ini lantaran Nanak Dev, pendiri Sikhisme, banyak menyerap ide atau nilai-nilai kepercayaan dari agama lain. Termasuk konsep sufi di Islam. Di sisi lain sikhisme yang diajarkan Nanak Dev juga tetap melandaskan dasar pemikirannya dari akar kultural masyarakat India yang mayoritas penganut Hindu.

Dalam teologinya, sikhisme mencakup doktrin tentang kesetaraan (equality); bahwa tuhan bisa digapai secara sama oleh setiap orang dari kalangan apapun, dan manusia adalah setara di hadapanNya. Atas dasar itu, sikhisme sangat menjunjung keadilan dan menolak kesewanang-wenangan, kekuasaan yang tiran, dan penindasan.

Sikhisme juga menganut monotheisme mutlak, yang meyakini keesaan Tuhan. Nanak Dev memberinya istilah sebagai mool mantra atau tuhan yang esa adalah kebenaran tertinggi, dia sang pencipta, yang melebihi waktu, tak terlahirkan, yang abadi, dan dia adalah realitas tertinggi. Monotheisme Sikh tergambar dalam simbol Ek Oankar yang berarti tuhan yang tunggal.Berkaitan dengan serangan teror 11 September 2001, Sikh sering menjadi sasaran di Amerika Serikat. Padahal tidak banyak yang diketahui tentang agama Sikh atau Sikhisme di luar India.

Kebanyakan penganut Sikh tinggal di negara bagian Punjab di India. Dua persen dari total 1,2 milyar penduduk India adalah penganut Sikh. Di tahun 80an, para fundamentalis menuntut pemisahan dari warga Punjab yang kaya raya. Indira Gandhi, yang dulu menjabat sebagai perdana menteri, membiarkan penyerangan terhadap kuil emas di Amritsar. 31.10.1984, ia di dibunuh oleh pengawalnya yang menganut agama Sikh.

Minoritas yang tersebar luas

Di Amerika Serikat hidup sekitar 500.000 umat Sikh. Sejak akhir abad 19, mereka mencari standar kehidupan lebih baik di AS. Pada awalnya mereka bekerja di bidang pertanian. Kini mereka terpandang, kaya dan juga menjadi pegawai negeri. Karena itu, dalam pernyataan duka citanya presiden AS Barack Obama menegaskan: “Di hari kita berbicara tentang kehilangan tragis yang terjadi di rumah Tuhan, kita harus mengingat bahwa umat Sikh adalah bagian dari keluarga besar Amerika.”

Umat Sikh juga banyak ditemukan di Kanada dan Inggris. Di Jerman ada sekitar 5000 hingga 15.000 Sikh. Sementara di Indonesia diperkirakan mencapai 80.000.

Ajaran Sikhisme

Ringkasnya, kepercayaan Sikh adalah gabungan antara Hindu dan Islam. Sikhisme adalah agama yang percaya akan satu Tuhan yang pantheistik. Pendirinya adalah Guru Nanak (1469-1539). Ia dilahirkan sebagai Nanak Dev di Nankana Sahib, sekitar 40 kilometer dari Lahore. Menurut legenda, Guru Nanak yang dilahirkan di keluarga Hindu, mendapat wahyu setelah mandi pagi di tahun 1499. Pria yang saat itu berusia 30 tahun, lalu menyerahkan semua harta yang dimilikinya. Kemudian ia melakukan perjalanan keliling negeri sebagai pengkhotbah Sikhisme, untuk menyebarkan kepercayaaannya akan satu Tuhan. Guru Nanak tidak mengakui perbedaan kasta dan dengan demikian menjadinya agamanya menarik bagi anggota kasta rendah.

Persamaan derajat antar manusia yang ditegaskan Sikhisme juga menunjukkan, bahwa pria dan wanita memiliki nama depan yang sama. Hanya pada nama belakang saja diketahui jenis kelaminnya. Singh (singa) untuk laki-laki dan Kaur (puteri) untuk perempuan.

Ajaran Guru Nanak dan sembilan Guru setelahnya tercatat dalam kitab suci Sikh “Guru Granth Sahib”. Kuil Sikh disebut Gurdwara atau “gerbang menuju Guru”. Setiap orang, tidak peduli agama atau budaya apa, bisa makan bersama dua kali sehari di kuil. Khususnya hari Minggu, hari penembakan di Wisconsin, Gurdwara bisa dibilang adalah tempat pertemuan bagi semua umat beragama.

Sikh di Indonesia

Di Indonesia agama Sikh juga eksis. Hampir semua pemeluknya berdarah India. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat mengunjungi Kuil Gurdwara, salah satu tempat ibadah pemeluk Sikh di Pasar Baru, Jakarta.

Ranjit Singh salah satu tokoh sikh di tanah air sempat berujar awal mula kedatangan orang sikh. Diperkirkan pada 1920. Hadirnya orang sikh yang ekspansi ke berbagai negara termasuk Indonesia terjadi kala sebuah peperangan pecah di wilayah Amrikhsar, India.

Bangunan rumah ibadah Sikh juga cukup eksis. Gurdwara nama rumah ibadahnya bisa dijumpai di Gurdwara Dharma Khalsa di Tanggerang, Gurdwara Guru Nanak di Jakarta Selatan, Gurdwara Guru Nanak di Pematangsiantar, Gurdwara Parbandhak Committe di Binjai, Gudwara Sikh Temple di Jakarta Pusat, Gurdwara Sri Guru Nanak Dev ji di Medan, Sikh Temple di Tanjung Priok, dan Gurdwara Guru Arjan Dev Ji di Sumatra Utara.

Adapun rumah ibadahnya disebut Gurdwara, yang berarti jalan menuju Tuhan. Arsitekturnya serupa dengan masjid, karena memiliki kubah. Setiap minggunya mereka melakukan ibadah berupa nyanyian dan doa bersama. Di samping itu, mereka juga memiliki ibadah harian yang dilakukan sebanyak tiga kali, saat bangun tidur di waktu subuh, saat terbenamnya matahari, dan sebelum tidur.

Untuk rumah ibadah, saat ini jumlahnya ada 11 yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatra. Untuk administrasinya, Gurdwara tercatat dalam Ditjen Binmas Hindu, Kementerian Agama. Hal inilah yang menyebabkan pembangunan Gurdwara tidak pernah bermasalah. Selain itu, Gurdwara juga dimanfaatkan sebagai tempat pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Penulis: Ai Siti Rahayu

Diolah dari berbagai sumber

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed