by

Berkarya Lewat Sitkom, Aluh Kita Official Edukasi Masyarakat Tentang SOGIESC dan Keragaman

Kabar Damai I 23, Agustus 2021

Samarinda I Kabardamai.id I Kreatifitas dapat datang kapanpun dan dimanapun, begitu pula dalam pengimplementasiannya yang dapat dilakukan dengan media apa saja pula. Hal ini ditambah dengan terus majunya perkembangan zaman saat ini sehingga dalam proses implementasi akan semakin mudah.

Bentuk kreatifitas yang positif dilakukan oleh lima anak muda di Samarinda. Menggunakan platform media youtube, mereka menciptakan video hiburan yang juga menyimpan nilai edukasi didalamnya. Mereka tergabung dalam komunitas Aluh Kita Official.

Tiwi, Co Founder Aluh Kita Official menceritakan dan sekaligus memperkenalkan apa itu Aluh Kita Official dalam program sharing dari rumah komunitas Satu Dalam Perbedaan atau yang dikenal pula dengan Sadap Indonesia.

Diawal pemaparannya, Tiwi menyatakan bahwa Aluh Kita Official berawal dari sebuah pelatihan yang kemudian setelahnya dilanjutkan dengan obrolan bersama untuk menciptakan gerakan yang mengedukasi.

“Dimulai dari pelatihan kecil yang dilakukan oleh perempuan aman yang ada dimana fokusnya pada isu perempuan adat. Disana , anak-anak muda yang berkumpul diajak berbicara banyak hal terutama tentang perempuan, SOGIESC kesehatan mental dan juga keragaman di Indonesia,”.

“Darisana mereka berkumpul dan membentuk sitkom atau video komedi edukasi yang kemudian diunggah di youtube Aluh Kita Official dengan durasi 5-6 menit pervideo setiap hari rabu dan minggu,” ungkapnya.

Sesuai dengan anggotanya yang semuanya adalah perempuan, maka penggunaan kata Aluh dipilih. Aluh sendiri merupakan bahasa Banjar yang merupakan paraphrase dari Galuh atau anak perempuan.

“Aluh itu sebenarnya Galuh dalam bahasa Banjar yang artinya anak perempuan. Tapi karena anak Banjar suka menyingkat kata maka disebutnya Aluh,”.

“Saat ini, anggotanya masih semuanya perempuan, anggotanya juga boleh dari luar Samarinda namun sejauh ini masih sebatas anak muda Samarinda,” tambahnya.

Baca Juga: Cerita Delly, Anak Muda Dayak Kalbar Melestarikan Budaya Melalui Alat Musik Sape’

Aluh Kita Official menampilkan sisi humor, walaupun demikian edukasi juga turut diselipkan melalui adegan demi adegan yang ada.

“Tujuan utamanya sudah pasti untuk berkarya, karena salah satu teman kami suka melawak. Munculnya ide humor. Setelah ada ide itu kemudian ada ide untuk menyelipkan edukasi tipis-tipis didalamnya. Menurut kami itu menarik jika diketahui banyak orang,” jelasnya.

Anggota dari Aluh Kita Official kini mengunggah karya yang telah dihasilkan pada kanal youtube. Selain sebagai bentuk karya dan buah kreatifitas, mereka juga memiliki tujuan dan cita-cita tersendiri melalui upaya tersebut.

“Menariknya, ide itu muncul saat kami ningkrong dan saling berbagi keresahan jadi kami berkarya dan mengunggahnya ke youtube. Youtubekan dapat menghasilkan uang dan menciptakan lapangan pekerjaan,”.

“Harapan kami besar sekali pada kegiatan kali ini, seperti dapat mendapatkan biaya hidup dan berkarya mengurangi rebahan. Selain itu, hidup kami lebih bermanfaat pastinya untuk diri sendiri dan orang lain,” tambahnya panjang lebar.

Tiwi kembali menyatakan bahwa sejauh proses karya dilakukan, selama ini respon dari sekitar cukup baik. Terlebih, dalam edukasi yang ditampilkan juga menyelipkan tentang perempuan, gender hingga budaya.

“Senang banget, responnya juga baik. Dalam penyusunan scrip, dibuat tim. Awalnya diobrolkan bersama tapi scripnya dibuat orang tertentu,”.

“Selain mengangkat isu perempuan, SOGIESC dan kesehatan mental kami juga mengangkat budaya di Indonesia,” tuturnya.

Mereka juga membuka diri akan masukan dan hal baik lainnya, menurut Tiwi siapa saja yang ingin tahu lebih jauh tentang Aluh Kita Official dapat menghubungi media sosial yang ada.

“Aluh Kita Official juga menerima ide konten dan lain sebagainya, begitu pula dengan hal yang lain apabila hendak mengetahui tentang Aluh Kita Official dapat menghubungi media sosial langsung,” terangnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed