by

Berikan Hijab Olahraga Gratis, Cara Asosiasi Sepak Bola Finlandia Tingkatkan Keberagaman

Kabar Damai I Sabtu, 12 Juni 2021

Finlandia I Kabardamai.id I Keberagaman dapat diterapkan dalam berbagai hal kehidupan, tidak hanya melalui interaksi sosial sehari-hari namun juga dalam bidang olahraga salah satunya. Hal ini yang turut dilakukan oleh Asosiasi Sepak bola di Finlandia yang membagikan hijab sport secara gratis bagi bagi para muslimah yang tertarik dan ingin ikut andil dalam permainan sepakbola disana. Pembagian ini dimaksudkan pula sebagai cara mendorong keberagaman dalam bidang olahraga itu sendiri.

Dilansir dari The New Arab,Heidi Pihlaja yang merupakan kepala pengembangan sepakbola wanita dan akan perempuan mengungkapkan bahwa pihaknya telah membagikan puluhan jilbab dalam skema tersebut. FA juga sangat tertarik untuk memasukkan gadis-gadis dari latar belakang imigran untuk masuk dalam klub tersebut.

“Jadi kami ingin memulai inisiatif untuk menyambut semua orang, terlepas dari agam anda dan apakah anda ingin menggunakan jilbab atau tidak,” ungkapnya.

Baca Juga: Menghargai Perbedaan dengan Persahabatan dan Persatuan

Kebijakan membagikan hijab sport gratis ini disambut baik oleh seorang pemain sepak bola Nasro Bahnaan. Menurutnya hijab yang diberikan terbuat dari kain yang nyaman sehingga tidak mengganggu pergerakan ketika sedang bermain. Rekan dari Nasro, Kamila Nuh juga mengungkapkan hal yang sama. Nasro dan Kamila yang mengungkapkan rasa syukurnya terhadap kebijakan yang ada.

Walaupun diterima dengan sangat baik oleh banyak golongan, namun nyatanya kebijakan membagikan hijab sport ini juga mendapatkan kritik. Budaya dan pandangan bahwa hijab hanya merupakan kepentingan simbolis adalah bentuk tantangan tersebut.

Dalam keterangannya, Pihlaja juga mengungkapkan bahwa kritik turut berdatangan dari orang-orang yang kritis mengenai imigrasi di Finlandia. Menurut mereka, ini merendahkan kaum perempuan atau membawa-bawa agama kedalam olahraga.

Menanggapi hal tersebut, Pijlaja menuturkan bahwa tujuan sebenarnya ialah perihal penerimaan. “Tetapi tujuan kami sebenarnya adalah menyambut, menerima semua orang,” tuturnya.

Walaupun sentiment anti imigran jelas kentara dalam kehidupan bermasyarakat, namun nyatanya hal ini tidak begitu kentara pada lapangan sepak bola. Diketahui, tim nasional pria Finlandia kini juga turut didominasi pemain pria dengan berlatarbelakang asing.

Terkonfirmasi bahwa dalam waktu dekat, Finlandia juga akan tampil perdana pada Kejuaraan Eropa, sedangkan tim perempuan Finlandia akan maju untuk pertama kalinya ke Kejuaraan Euro 2021.

Pendapat tentang olahraga menjadi pemersatu layaknya bisa menjadi benar jika dilihat dari bukti konkret sepak bola di Finlandia. Semoga, melalui upaya dan kesadaran baik yang dilakukan dapat menjadi inspirasi dibanyak negara yang lain sehingga diskriminasi tidak terus bergulir hari ini dan kemudian hari.

Sumber: The New Arab I Tempo.co I voaindonesia

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed