Berbagi Lahan Parkir untuk Jemaat Gereja, Cara Istiqlal Bertoleransi di Hari Tri Paskah

Kabar Utama124 Views

Kabar Damai | Sabtu, 03 April 2021

Jakarta I Kabardamai.id I Umat Nasrani sedang menyongsong perayaan Hari Paskah, bangkitnya sang juru selamat. Sebelumnya, telah usai perayaan Minggu Palma dan Tri Suci Paskah yaitu Kamis Putih, Jumat Agung dan Minggu Paskah.

Berada berdekatan dengan Masjid Istiqlal, jemaat Nasrani yang beribadah di Gereja Katedral dapat memarkirkan kendaraanya di parkir kendaraan dan Gerbang Al-Fattah.

Baca Juga : Menag Ajak Masyarakat Lebih Peduli Sesama di Hari Paskah

Sebelumnya telah dipastikan pula bahwa Kawasan Masjid Istiqlal hingga saat ini belum dibuka untuk umum seiring dengan tengah berkembangnya pandemic covid-19 saat ini.

Diwartakan Kompas.com, Nasarudin Umar selaku Imam Besar Masjid Istiqlal membenarkan tentang dipinjamkannya area parkir bagi Jemaah yang hendak melaksanakan ibadah Paskah.

“Teman kita parkirnya terbatas, sementara di sini luas, apalagi hari Minggu kan relative kosong kita pinjamkan ke Katedral,” ungkapnya Jumat, (2/4/2021).

Melansir Gatra, Humas Keuskupan Agung Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie menjelaskan bahwa Jemaat Gereja Katedral yang beribadah akan menggunakan basement B1 dan B2 Masjid Istiqlal untuk parkir kendaraan.

“Sehingga akan memudahkan jalur umat untuk menuju pintu 4 gereja Katedral lewat pintu Al Fatah,” ujar Susyana kepada Gatra.con di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, pada Jumat (04/04).

Toleransi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sudah berjalan cukup lama. Setiap perayaan hari besar, kedua rumah ibadah ini selalu meminjamkan lahan parkir satu sama lain.

“Kami juga ingin melihat dan menyaksikan pelaksanaan ibadah saudara kami dengan tenang dan baik. Maka Istiqlal juga ikut berpartisipasi bagaimana ikut serta berikan rasa aman dan tenang,” tandasnya seperti dilansir dari Kompas.com (02/04).

Nasarudin juga menyebutkan bahwa pengelola Gereja Katedral juga mengizinkan Umat Muslim untuk menggunakan lahan parkir gereja. Hal ini menurutnya adalah bentuk toleransi.

“Kita dalam hari raya tertentu juga pinjam, misalnya idul fitri dan idul adha, kita dipinjamkan juga parkirnya. Ini kan toleransi lapangan parkir. Satu cerminan yang sangat indah,” ujarnya pada Gatra (02/4)

Pembukaan lahan parkir untuk ibadah Trihari Suci menurut Nasarudin adalah bentuk partisipasi mereka dalam memberikan rasa aman dan tenang terhadap Jemaat Gereja Katedral.

“Maka Istiqlal juga ikut berpartisipasi. Bagaimana ikut serta memberikan rasa aman dan tenang terhadap saudara-saudara kami yang sedang menjalankan ibadahnya,” ucap Nasarudin kepada Gatra. [ ]

Penulis  : Rio Pratama
Editor    : Ahmad Nurcholish
Sumber : Kompas.com | gatra.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *