Analisis Papua Strategi Wujudkan Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Papua

Jayapura | Kabardamai.id | Konferensi Analisis Papua Strategis yang diselenggarakan di Sentani, Kabupaten Jayapura merupakan respons terkait dengan dinamika pembangunan Papua sebagai provinsi dengan indeks pembangunan terendah di Indonesia. Analisis Papua Strategis (APS) berusaha untuk merumuskan konsep, analisis, dan strategi terkait dengan dinamika pembangunan dan penanganan konflik sosial, budaya, ekonomi, politik, dan keamanan di Tanah Papua.

Terdapat sepuluh isu strategis yang menjadi fokus utama pada konferensi yang diselenggarakan oleh APS. Forum otonomi khusus (Otsus) dan daerah otonomi baru (DOB), forum transportasi, multimoda dan konektivitas, forum food, agriculture and climate change, forum masyarakat adat dan agama, forum perempuan dan anak, forum pemuda, dan lainnya. Kemudian, masing-masing forum merumuskan strategi untuk mempercepat pembangunan secara komprehensif yang diharapkan dapat berdampak untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat Papua.

Baca juga: https://kabardamai.id/konferensi-analisis-papua-strategis-ii-dorong-percepatan-pembangunan-papua/

APS sebagai penyelenggara konferensi berperan untuk menjadi Jembatan Emas dalam percepatan pembangunan di Tanah Papua yang tidak hanya membahas kesejahteraan rakyat, terutama masyarakat asli Papua, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan politik lokal, nasional, dan internasional dengan pendekatan diplomasi yang mengedepankan solusi berkeuntungan bersama bagi keamanan, kedamaian, ketertiban, serta kesejahteraan manusia.

Strategi percepatan pembangunan kesejahteraan Papua berorientasi pada antropologi, sosiologis, teologis, dan mitologi. Tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan dengan mengadopsi paradigma baru dan mengambil lompatan baru. Hal ini diharapkan dapat membangun secara komprehensif dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan konteks lokal, nilai-nilai budaya, dan aspirasi masyarakat Papua serta meningkatkan kemampuan maritim Papua, infrastruktur, dan potensi ekonomi untuk berkontribusi pada kegiatan maritim nasional dan internasional.

Penulis: Nurul Sayyidah Hapidoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *