by

Anak Muda Pontianak Bincang Keberagaman

Kabar Damai I Minggu, 16 Januari 2022

Pontianak I Kabardamai.id I Konflik dan potensinya dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Selain itu, baik korban dan juga pelakunya juga tidak dapat dipilih. Walaupun demikian, terjadinya konflik juga dapat disebabkan karena banyak hal, seperti kepentingan dan lain sebagainya.

Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia, di provinsi ini sejak puluhan tahun yang lalu terdapat sejarah konflik yang panjang. Mirisnya, konflik-konflik yang terjadi menyerang sektor suku dan juga etnis yang tidak hanya menyebabkan kerugian harta benda namun juga nyawa.

Terjadinya konflik di Kalbar tidak sebatas terhenti pada tahun 90-an saja, nyatanya ditahun 2021 peristiwa diskriminasi dan intoleransi terhadap agama juga terjadi pula. Peristiwa ini terjadi pada penganut Ahmadiyah yang ada di Kabupaten Sintang.

Sadar akan pentingnya kesadaran masyarakat khususnya generasi muda dalam menjadi kelompok pendamai membuat Sadap Indonesia dan Sejuk Kalbar menyelenggarakan bincang santai keberagaman. Kegiatan ini turut diikuti anak-anak muda lintas iman yang tergabung dalam Rumah Diskusi Pontianak dan juga Tepelima Kalbar. Diselenggarakan di Jl. Danau Sentarum, Pontianak.

Baca Juga: Tokoh Perempuan yang Isi Struktur Kepemimpinan NU

Sadap Indonesia merupakan komunitas yang berdiri sejak tahun 2017, menjadi ruang temu bagi generasi muda yang berkedudukan di Pontianak, Kalimantan Barat. Komunitas ini fokus  pada keberagaman iman, suku dan kesetaraan kesetaraan  gender.

Berbagai kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan sesuai dengan fokus pergerakan  dilakukan dengan berbagai cara dan kegiatan seperti salah satunya melalui kegiatan Temu Pemuda Lintas Iman (Tepelima) setiap tahunnya. Selain itu, kolaborasi bersama mitra dan juga orang muda menjadi hal yang selalu dilakukan guna mencapai tujuan yang maksimal dari kerja-kerja baik yang dilakukan.

Sedangkan Sejuk atau akronim dari Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman merupakan organisasi yang fokus pada isu keberagaman. Konsisten dalam hal-hal baik bagi kelompok minoritas dimanapun berada.

Antusias jelas tampak dari peserta diskusi santai yang banyak mengulik dan bercerita tentang peristiwa baik penerimaan hingga penolakan yang dialaminya dalam hidup. Selain itu, refleksi bersama tentang pentingnya hidup bersama dengan saling menerima satu sama lain juga menjadi hal yang menarik dalam kegiatan tersebut.

Dian Lestari, koordinator Sejuk Kalbar menyatakan bahwa peranan pemuda dalam isu keberagaman sangat penting. Hal ini karena pemuda punya daya fikir dan tindakan yang cepat dalam merespon isu sehingga dalam implementasinya harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya pula, terlebih dalam konteks Pontianak dan Kalbar yang hingga kini menjadi daerah dengan kuantitas konflik yang besar dan berpotensi kembali terjadi. Oleh karenanya, pemuda harus menjadi corong pendamai dan dimulai dari hari ini hingga seterusnya.

Penulis: Rio Pratama

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed