by

Aktivis Perempuan Muna Al Kurd Dibebaskan Tentara Israel Setelah Sempat Ditangkap Karena Serukan Kebebasan Palestina

Kabar Damai I Senin, 7 Juni 2021

Syeikh Jarrah I Kabardamai.id I Pandangan bahwa perempuan hanya dapat melakukan hal domestik saat ini sudah harus benar-benar ditinggalkan. Perjuangan yang berdampak besar nyatanya bisa dilakukan olehnya, hal ini seperti yang dilakukan oleh Muna Al Kurd, aktifis ikon perempuan Palestina yang terancam digusur karena sengketa tanah di Syeikh Jarrah. Beberapa waktu yang lalu, sosoknya ditangkap oleh tantara Israel karena aktif bersuara memperjuangkan hal-hak masyarakat Palestina yang ada.

Muna merupakan seorang sarjana bidang komunikasi jurnalistik. Berdasarkan disiplin ilmu yang ia miliki membuatnya punya modal dalam kampanye melawan keserakahan Israel terhadap upaya perebutan tanah Palestina. Lahir di Syeikh Jarrah membuat Muna dekat secara sosial dan emosional dengan wilayah tersebut. Hal itu pula yang membuatnya kemudian selalu aktif berkampanye bahkan sejak kecil dahulu.

Baca Juga: Pakar Timur Tengah: Bukan Isu Agama, Konflik Israel – Palestina adalah Isu Kemanusiaan

Aktifis perempuan ini juga terkonfirmasi memiliki pengikut yang banyak pada sosial media twitter dan juga instagramnya, upaya kampanye yang dilakukan membuat banyak orang semakin akrab dengan isu pencaplokan tanah yang ada, tidak hanya bagi masyarakat yang ada disana namun juga dalam lingkup dunia internasional.

Muna tak seorang diri, nyatanya kakak laki-lakinya, Muhammad yang juga aktif dalam menyuarakan kekejaman Israel terhadap Palestina juga turut diangkut oleh Zionis.

Muna merupakan representasi perempuan pejuang dan penentang, tentu yang ditentang ialah Israel. Kondisi yang menyebabkan perempuan seperti Muna senantiasa berjuang dalam memperjuangkan hak mereka. Tidak hanya Muna, perempuan-perempuan Palestina yang lain juga berperan dan melakukan hal yang sama.

Upaya perampasan tanah oleh Israel sudah berlangsung lama. Dikutip dari iNews, Muna menyatakan kegerahan akan permasalahan tersebut dan menyatakan enggan pergi dari tanah kelahirannya.

“Sekarang pendududan Israel ingin mengusir kami. Rumah saya disini, tanah saya juga disini, dan kami tidak akan pergi,” tegasnya.

Dibebaskan Zionis Israel

Muna dan Muhammad dibebaskan oleh tantara Israel setelah masyarakat berkumpul menyuarakan pembebasan kedua aktifis tersebut. Menurut ayah Muna, Nabil Al-Kurd menyatakan bahwa penangkapan yang dilakukan oleh Israel merupakan bentuk pembungkaman atas kritik terhadap berbagai hal yang dilakukan oleh Israel.

Sebelumnya, Muna ditangkap pada Minggu, (6/6/2021) dikediamannya. Muna tampak tenang saat diangkut oleh Israel. Kepada keluarganya, ia berpesan agar tak perlu menghawatirkannya.

“Jangan khawatir,” kata Muna.

Sumber: iNews I detikNews

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed